SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga komoditas beras di awal bulan Oktober 2023 ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Di Pasar Induk Rau, Kota Serang beras kualitas medium harganya sudah mencapai Rp 15 ribu per liter.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Banten Nawa Said meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera melakukan langkah penanganan untuk melakukn stabilisasi harga beras itu.
“Harga beras di pasaran sekarang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Tentunya harus segera ditangani, harga beras jangan dibiarkan melambunggi tinggi,” kata Nawa Said saat ditemui di ruanganya, Kamis 5 Oktober 2023.
Nawa mengatakan, kenaikan harga beras akan berdampak pada berkurangnya daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga diperlukan langkah pasti salah satunya dengan cara melakukan operasi pasar.
“Karena harga beras tinggi, maka selalu saya katakan Pemprov harus operasi pasar,” katanya.
Cak Nawa, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa Banten sebetulnya memiliki cadangan beras yang mencukupi. Hal itu diungkapkan langsung oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar dalam berbagai kesempatan.
Ketua DPC Demokrat Tangerang Selatan ini pun meminta kepada Pj Gubernur untuk segera mengeluarkan stok beras itu kepada masyarakat.
“Stok beras dikatakan cukup, nah stock ini perlu segera didistribusikan kepada masyarakat khususnya yang kurang mampu. Jangan hanya disimpan dan diumbar-umbar saja,” terangnya.
Sementara itu, Cak Nawa tidak ingin berkomentar banyak terkait ajakan agar tidak mengandalkan beras sebagai bahan pokok.
“Memang bahan pokok di Indonesia bukan hanya beras, tapi ada gandum, sagu, umbi-umbian, dan itu tidak ada yang salah,” imbuhnya.
Sementara, Pj Sekda Banten Virgojanti mengaku bahwa pihaknya telah berencana untuk menggelar pasar murah di delapan Kabupaten dan kota di Banten. Pasar murah itu bagian dari perayaan HUT Banten yang ke 23.
“Kita ingin hadir di delapan kabupaten dan kota, maka kita dalam rangkaian HUT Banten kemarin kita awali dengan pasar murah di Kota Serang. Nanti kita akan kolaborasi dengan daerah lainnya,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak











