LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Menjelang lebaran Idul Adha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan berbagai komoditas bahan pokok berharga terjangkau bagi masyarakat.
Program tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di tengah kenaikan sejumlah kebutuhan pokok.
Kegiatan pangan murah yang digelar di depan Kantor Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
“Alhamdulilah GPM yang kami gelar di depan Kantor Kecamatan Wanasalam dan dipadati masyarakat. Masyarakat sangat antusias,” kata Kepala Dinas Ketahana Pangan Lebak Imam Rismahayadin, Jumat 22 Mei 2026.
Menurut dia, pemerintah daerah terus memperluas pelaksanaan pangan murah hingga ke 28 kecamatan guna memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga stabil dan terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah berbeda dengan pasar murah yang biasa dilaksanakan oleh Disperindag. Jadi penjualannya bisa di akses oleh seluruh kalangan masyarakat berbeda dengan pasar murah yang khusus untuk masyarakat miskin,” ujarnya.
Tujuan GPM ini, dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan juga menekan inflasi menjelang lebaran Idul adha, juga mendekatkan akses keterjangkauan, kemanfaatan dan juga ketersediaan pangan pokok yg aman, sehat dan bergizi dalam rangka menjaga kebutuhan rumah tangga akan pangan.
“Beberapa bahan pangan yang disediakan di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga produk hasil peternakan,” katanya.
Imam menambahkan, pelaksanaan GPM melibatkan sejumlah instansi dan lembaga, seperti Perum Bulog, dan zBUMD Lebak Niaga.
“GPM merupakan kerja bareng kolaborasi kepedulian Pemda dengah para distributor, serta para kelompok tani serta para pelaku ternak,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga subsidi atau lebih murah dibandingkan harga pasar diantanya gula putih Rp17.000/kg, beras Rp14.400/kg, minyak goreng Rp15.500/ liter, telur Rp27.000/kg, daging kerbau Rp 115.000/kg, bawang merah Ro 45 ribu/kg.
Editor: Abdul Rozak











