SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi meminta Pemkot Serang agar tidak memperpanjang kerja sama pembuangan sampah dengan Pemkot Tangsel ke TPAS Cilowong.
Budi juga meminta agar Pemkot Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk fokus terhadap sampah milik sendiri, dan melakukan penataan tempat TPAS Cilowong yang berada di Kecamatan Taktakan.
“Fokus saja dengan sampah Kota Serang. Saya sudah bilang, untuk kerja sama Tangsel disetop hingga akhir tahun. 2024 sudah tidak ada lagi,” ujar Budi Rustandi, 8 Oktober 2023.
Budi mengatakan, volume sampah yang dikirimkan Tangsel ke TPAS Cilowong Kota Serang, disebut jumlahnya cukup banyak dan menimbulkan sejumlah persoalan di masyarakat.
“Jangan sampai nanti (TPAS Cilowong) jadi overload. Sampah dari sana (Tangsel) kan banyak, dan kasihan masyarakat nanti kalau setiap hari dilewati sampah,” katanya.
Pasalnya, pada tahun lalu kerja sama pembuangan sampah dengan Tangsel menimbulkan gejolak di tengah masyarakat sekitar. Terlebih, sebagian warga yang tinggal tak jauh dari TPAS Cilowong terkena dampaknya langsung.
“Makanya, saya minta disetop saja. Sudah tidak ada lagi toleransi, kan sudah diberikan hingga tahun ini. Aspirasi dan keluhan masyarakat harus kami utamakan,” ucapnya.
Apabila terhentinya kerja sama dengan Tangsel berdampak pada PAD, Budi mengatakan, Pemkot Serang dapat menggali sumber potensi pendapatan dari yang lain.
“Kan bisa dari yang lain kalau soal PAD. Banyak potensi dan sumber pendapatan yang bisa digali, bukan hanya dari sampah,” tuturnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











