BANDUNG, RADARBANTEN.CO.ID – Ikatan Alumni Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Malam Penganugerahan AvanTI Achievement Award (AAA) kepada alumni.
Ada 9 alumni terpilih yang menerima penghargaan pada acara yang berlangung di Hotel Pullman Bandung pada Sabtu, 7 Oktober 2023. Yaitu Prof. Dr. Ir. Matthias Aroef, MSIE, IPM (Lifetime Achievement), Prof. Dr. Ir. Ida I Dewa Gede Raka, MEIE (Lifetime Achievement), Prof. Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto, M.Eng (Lifetime Achievement), dan Nicke Widyawati (Leader in Professional Industry).
Kemudian Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA (Leader in Education Sector), Luky Alfirman (Leader in Public Service / Society and Government), Shana Fatina (Inspiring Young Leader), Purwatjaraka (Leader in Social, Sustainability, and Creative Sector), dan Haidar Bagir (Leader in Entrepreneurship).
“Acara ini sebagai wujud apresiasi kami kepada kampus Teknik Industri ITB, kepada dosen-dosen kami, dan terutama kepada para alumni yang telah berkarya nyata untuk masyarakat di bidang masing-masing, sebagai profesional, pengusaha, pendidik, maupun di pemerintahan,” kata
Ketua Panitia Malam Penganugerahan AvanTI Achievement Award Hendarwin dalam keterangan resminya, Minggu (8/10).
Hendarwin menjelaskan, panitia mengundang mengundang Rektor ITB dan Ketua Umum Ikatan Alumni ITB, serta 200 tokoh alumni Teknik Industri yang berkiprah bagi kemajuan bangsa di berbagai sektor, swasta maupun publik. Seperti Dirut Pertamina Nicke Widyawati (angkatan 1986), Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Luky Alfirman, PhD (angkatan 1988), pengusaha Hadir Bagir (angkatan 1976), Rektor Universitas Trisakti (Rektor ITB 2015-2020) Prof. Dr. Kadarsah Suryadi (angkatan 81), musisi ternama Purwatjaraka (angkatan 79) dan beberapa nama tokoh lainnya.
Ketua Ikatan Alumni Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa ITB Muhammad Iqbal menyatakan, jejaring alumni adalah sebuah potensi, yang jika disinergikan akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk men-support kampus, mahasiswa, sesama alumni, dan masyarakat.
“Kegiatan ini juga membawa involvement, awareness, dan kebanggaan dari seluruh alumni dan menginspirasi adik-adik mahasiswa yang masih duduk di bangku kuliah. Acara AAA ini adalah yang perdana dan insya Allah akan diadakan setiap tahunnya,” kata Iqbal, yang baru terpilih menjadi Ketua IA Teknik Industri ITB. Pada acara itu Iqbal memperkenalkan tim kepengurusan IA Teknik Industri ITB periode 2023 – 2027.
Iqbal melanjutkan, pada alam acara yang meriah ini diluncurkan Yayasan Avanti ITB, yang akan menjadi pool semua sumber daya untuk membantu pengembangan program studi dan alumni Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa ITB. Program terdekat yang akan berjalan adalah Genta AvanTI, yaitu Gerakan Donasi Rutin dari Alumni yang digunakan untuk mendukung tiga subprogram, yaitu Giving Back (dukungan pengembangan fasilitas TI/MR ITB), Growing Stronger (Beasiswa dan Pemberdayaan Alumni), dan Bonding Together (keakraban alumni).
Editor : Aas Arbi












