PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengungkapkan sebanyak 56 anak di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang mengalami stunting.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Pandeglang saat menyambut kedatangan rombongan Tim Tim Penggerak PKK Pusat di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.
“Anak stunting di sini (Kelurahan Pagerbatu) ada 56 anak. Yang kurang gizinya bahkan sangat kurang ada 19 anak,” kata Bupati Pandeglang Irna Narulita di Desa Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Senin, 19 Oktober 2023.
Menurut Bupati Irna, anak stunting dan gizi kurang ini yang akan mendapatkan bantuan dari Tim Penggerak PKK Pusat. Nilainya hampir Rp460 juta.
“Kami juga harus punya tanggung jawab anggaran sebesar itu, selama tiga bulan. Kami diberikan edukasi, kegiatan – kegiatan masif, serta pemberian pola makannya (kepada anak stunting dan gizi kurang) melalui bahan – bahan lokal,” katanya.
Bupati menjelaskan, anak mengalami stunting ternyata bukan karena kemiskinan saja tetapi juga karena kurang edukasinya.
“Kami memohon maaf sehingga seluruh OPD kami juga bergerak secara masif untuk bagaimana penanganan stunting ini bisa terselesaikan turun diangka 24 persen di akhir tahun ini,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Irna menuturkan, perhatian pemerintah pusat melalui TP PKK luar biasa dalam membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Pandeglang.
“Provinsinya pun tiada henti tiada lelah memotivasi kami agar pemberdayaan masyarakatnya. Pola asuh, pola makan, terus bagaimana meningkatkan kegiatan produktif untuk ekonomi keluarga,” katanya.
Sekali lagi, Bupati Irna menyampaikan terima kasih kepada TP PKK pusat dan provinsi yang luar biasa. Memberikan bantuan hampir setengah miliar untuk pemberian makanan yang cukup bagi 56 anak stunting dan 19 gizi kurang.
“Selama tiga bulan berturut – turut makan siang dan sore hari. Semoga mengedukasi mereka nanti pola makannya seperti itu, setelah nanti dilepas di bulan Januari,” katanya.
Pj Sekda Banten Virgojanti mengungkapkan, dengan adanya sinergi seluruh program dari tingkat provinsi sampai kabupaten dan kota, upaya – upaya penanganan stunting alhamdulillah diapresiasi oleh pemerintah pusat.
“Jadi alhamdulillah kemarin kita mendapatkan apresiasi melalui dana insentif daerah diterima oleh Bapak Gubernur diberikan oleh Wakil Presiden, dan disaksikan oleh Menteri Keuangan. Dan itu akan digunakan untuk penanganan stunting di seluruh Provinsi Banten sekira kurang lebih Rp6 miliar (Rp5,7 miliar),” katanya.
Ketua Bidang IV TP PKK Pusat Nana Safriati Safrijal mengungkapkan, penurunan angka stunting menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah pusat.
“Menjadi kebijakan yang harus didukung oleh semua pihak. Salah satunya melalui TP PKK,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











