PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekda Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang agar mewaspadai musim pancaroba di bulan Oktober dan November 2023.
Pernyataan itu disampaikan Sekda Pandeglang Ali Fahmi Sumanta menyikapi kejadian bencana angin puting beliung yang menyebabkan dua orang warga meninggal dunia dan ratusan rumah rusak pada, hari Kamis, 26 Oktober 2023 kemarin.
Menurut Sekda Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, kondisi cuaca sekarang memasuki musim pancaroba.
“Cuaca tidak bisa diprediksi, kemarin cuaca kering, panas, sekarang kadang – kadang sore sudah gelap dan hujan begitu besar. Badai angin dan juga petir,” katanya usai mengikuti upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di Pancaniti, Alun – alun Pandeglang, Senin, 30 Oktober 2023.
Oleh karena itu, Sekda Fahmi mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat menjalankan aktivitas. Terutama di waktu sore hari.
“Badai angin dan petir ini yang kita khawatirkan. Sehingga, kita harus berhati- hati walaupun kondisi cuaca sekarang sedang baik belum tentu itu baik sesuai kita harapkan,” katanya.
Ketika ditanya, bagaimana penanganan pascabencana pekan lalu, Sekda Fahmi mengaku sudah membentuk tim penanganan bencana.
“Kita pentingkan masyarakat dulu. Kita juga sudah punya data valid yang artinya untuk memperhatikan atas apa yang mereka alami,” katanya.
Kepala Seksi Bencana pada Dinas Sosial Pandeglang Iik Ihromi mengungkapkan, jumlah korban bencana angin puting beliung mengalami penambahan.
“Sebelumnya berdasarkan data laporan per tanggal 27 Oktober jumlah rumah rusak terdampak bencana angin puting beliung sebanyak 263 rumah menjadi 270 rumah. Ada penambahan data di Kecamatan Koroncong dari 121 ini menjadi 122 rumah, dan Kecamatan Cadasari dari satu rumah menjadi 7 rumah sementara Kecamatan Karangtanjung masih tetap sebanyak 141 rumah,” katanya.
Lebih lanjut Iik mengatakan, terkait korban bencana, dari Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang sudah menyalurkan bantuan logistik. Disalurkan kepada korban bencana di Kecamatan Cadasari, Karangtanjung, dan Kecamatan Koroncong.
“Untuk bantuan logistik berupa beras seberat 5 kilogram, sarden, mie instan dan minyak goreng,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











