TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mimin (35), istri Ustad Sopian, warga Kampung Dawangsa RT 004, RW 02, Desa Ranca Buaya, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang menyebut suaminya terakhir pergi untuk bekerja di salah satu hotel yang berada di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang.
Kata Mimin, suaminya saat pamitan untuk pergi bekerja tidak mengalami keanehan. Terlihat biasa saja selayaknya orang mau berangkat kerja.
“Tidak ada gejala aneh atau firasat aneh yang dialami suami saya sebelum hilang,”ungkap Mimin, Senin, 6 November 2023.
Dirinya mengakui bahwa ada komunikasi pada Sabtu 4 November 2023. Namun hingga kini kembali terputus.
“Sempat berkomunikasi beberapa hari lalu, namun saat ini kembali terputus dan tidak aktif lagi,” katanya.
Mimin membantah jika suaminya mempunyai masalah, baik masalah rumah tangga maupun masalah di luar.
“Biasa aja Pak, suami saya tidak terlihat mempunyai masalah di dalam rumah maupun di luar rumah,”terangnya.
Dirinya masih berkeyakinan bahwa suaminya tidak diterkam buaya dan sudah meninggal. Dirinya berkeyakinan suaminya masih hidup.
“Saya yakin suami saya masih hidup,”pungkasnya.
Ustad Sopian dilaporkan tercebur ke Sungai Cimanceuri saat memancing pada Kamis, 2 November 2023. Menurut saksi mata, Hani (9) dan Lulu (8), Ustad Sopian terjatuh di sungai ketika memancing. Saat Ustad Sopian tercebur ke sungai, kedua orang anak itu melihat ada seekor ikan besar, namun sisiknya seperti buaya.
Warga menduga Ustad Sopian diterkam buaya. Warga dan Komandan Pos (Danpos) BPBD Wilayah Tigaraksa Solihin bersama tim melakukan pencarian di Sungai Cimanceuri pada Sabtu, 4 November 2023. “Informasi simpang siur. Tim kami tarik mundur dulu menunggu informasi dari pihak desa,”terangnya.
Ahmad Hidayat (43), tokoh masyarakat Tigaraksa, meminta pihak keluarga supaya lapor dan meminta bantuan pihak kepolisian untuk men-tracking keberadaan Ustad Sopian dari telepon selular yang digunakannya.
Reporter: Mulyadi
Editor : Aas Arbi











