PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang mencatat, ada 380 unit rumah di lima kecamatan di Kabupaten Pandeglang yang mengalami kerusakan akibat puting beliung. Bencana alam ini terjadi pada Kamis, 26 Oktober 2023, pukul 14.00 WIB.
Lima kecamatan yang dilanda bencana puting beliung yaitu Kecamatan Karangtanjung, Koroncong, Cadasari, Pandeglang, dan Kecamatan Majasari.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Wawan Munawar, mengatakan bahwa berdasarkan data yang diterima BPBD-PK, jumlah rumah rusak akibat tersapu puting beliung sebanyak 380 unit.
“Data itu masih bersifat sementara. Jadi belum final karena memang itu diperoleh dari hasil laporan lima kecamatan terkena dampak bencana angin puting beliung,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 14 November 2023.
Dari 380 unit itu, terdiri dari, rumah rusak berat sebanyak 63 unit. Kemudian, rusak sedang sebanyak 56 unit dan rusak ringan sebanyak 261 unit.
“Ini masih sementara karena memang belum dilakukan verifikasi dan validasi. Untuk angka finalnya nanti setelah dilakukan verifikasi dan validasi ke lapangan,” katanya.
Validasi dan verifikasi akan dilakukan oleh tim OPD teknis. Yakni, Dinas PUPR, DPKPP, BPBD-PK, dan Dinas Sosial.
“Nanti kita turun bersama-sama melakukan verifikasi dan validasi data hasil laporan dari masing-masing kecamatan. Dengan ditindaklanjuti melakukan survei ke lapangan,” katanya.
Kegiatan validasi dan verifikasi rencananya dilakukan selama lima hari kerja. Yaitu, terhitung dari tanggal 15 -21 November 2023.
“Nanti yang turun ke lapangan terbagi dalam enam tim dibagi kelima kecamatan,” katanya.
Selain rumah, permohonan perbaikan juga termasuk fasilitas sosial dan perkantoran. Seperti bangunan sekolah ke Dindikpora.
“Kalau bangunan kobong pesantren rusak ke Kesra dan Kantor Kemenag Pandeglang. Kalau untuk kantor Kecamatan Karangtanjung ke Dinas PUPR,” katanya. (*)
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











