SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga komoditi cabai makin pedas. Saat ini mencapai Rp 100 ribuan per kilogram. Melihat, harga yang semakin pedas itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Banten Virgojanti mengajak kepada warga Banten untuk menanam cabai di pekarangan rumah.
Virgo tidak menampik bahwa cabai menjadi komoditi yang saat ini harganya terus mengalami kenaikan. Pemprov Banten sendiri sudah melakukan upaya dalam mencegah kenaikan harga komiditi ini, salah satunya melalui gerakan tanam cabai di beberapa daerah.
“Saya juga menyarankan kepada seluruh masyarakat, termasuk teman-teman wartawan juga untuk menanam cabai di rumah. Minimal kalau punya lima pohon cabe di rumahnya itu bisa memenuhi konsumsi keluarga di rumah,” ujar Virgojanti, Rabu 22 November 2023.
Menurutnya, tingginya harga cabai dipengaruhi oleh kondisi iklim saat ini yang membuat banyak perkebunan cabai menjadi gagal panen.
Virgo menuturkan, untuk menstabilkan harga cabai di Banten, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan beberapa daerah penghasil cabai di Brebes. Dia juga meminta kepada Dinas Pertanian (Distan) Banten untuk memantau tanaman cabai yang kemarin telah ditanam.
“Saya sudah tugaskan Distan untuk memantau kira-kiranya cabai yang kemarin ditanam itu berhasil atau enggak. Jangan sampai hanya ada catatan tentang luasan tanam, tapi bagaimana produksinya. Nah saya belum dapat informasi, yang pasti Insyaallah baik dari sisi budidaya dalam rangka menjaga ketersediaan dan kebutuhan, kita juga terus jalin kerjasama antar daerah penghasil,” katanya.
Selain cabai, Virgo mengungkapkan, terdapat beberapa komoditi lain yang juga mengalami kenaikan yakni beras dan bawang merah. Untuk mengendalikan harga ketiga komoditi itu, pihaknya akan terus melakukan gerakan pasar murah.
“Kita benar-benar memantau kondisi perkembangan harga pokok, jangan sampai nanti harga kebutuhan pokok terus melambung tinggi sehingga meningkatkan angka inflasi,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











