TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Polisi mengungkap kasus tawuran antarpelajar yang terjadi pada Minggu malam, 26 November 2023. Dalam.peristiswa ini, satu orang kritis akibat mengalami luka senjata tajam di kepala.
Menurut Kapolsek Pondokaren, Kompol Bambang Askar Sodiq, tawuran yang terjadi melibatkan tiga kelompok pelajar SMA.
Bambang mengatakan, ketiga kelompok pelajar SMA ini diketahui membentuk geng bernama Warmat, Balepoi, dan Rumtul.
Menurut Bambang, geng Balepoi dan Rumtul ini awalnya menyerang geng Warmat.
“Jadi dua kelompok dari Balepoi dan Rumtul menyerang geng Warmat. Nah, korban yang kena di kepala itu justru dari geng Rumtul, pihak penyerang,” ujar Bambang, Senin, 27 November 2023.
Bambang mengatakan, ketiga kelompok geng pelajar yang tawuran ini sebelumnya saling tantang di media sosial (Medsos). Saling tantang kemudian berlanjut kepada aksi tawuran di kawasan Perumahan Palem, Pondokaren.
Bambang mengatakan, pihaknya masih terus memburu para pelaku tawuran. Ia mengaku miris dengan aksi tidak bermoral pelajar SMA di Tangsel.
“Tidak tahu tipikal anak-anak sekarang ini gimana, mudah tersinggung,” ujarnya.
Tawuran antarpelajar di kawasan Perumahan Palem, Pondokaren, pada Minggu malam mengakibatkan korban kritis atas nama Muhammad Rifqi, pelajar berusia 17 tahun, warga Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondokaren, Kota Tangsel.
Korban Muhammad Rifqi mengalami luka senjata tajam di kepala bagian belakang, kemudian luka sobek di bagian sikut tangan sebelah kanan, dan luka sobek di bagian ibu jari tangan sebelah kanan.
“Korban masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug,” ujar Bambang. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











