SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolda Banten, Irjen Pol Abdul Karim, menilai bahwa Pemilu 2024 sarat akan potensi konflik sosial.
Hal tersebut diungkapkan Karim saat memberikan sambutan dalam prosesi penyerahan pataka Polda Banten, Senin, 27 November 2023.
“Pada aspek harkamtibmas kita berada dalam tahapan Operasi Mantap Brata Maung 2023-2024, dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 yang semua sarat akan potensi gangguan konflik sosial,” ungkapnya.
Karim menyebut, dalam aspek penegakan hukum, kini dinamikanya sudah bergerak dengan cepat yang perlu diimbangi dengan peningkatan profesional dan sinergi antarcriminal justice system.
Masyarakat, kata dia, punya harapan tinggi untuk layanan Kepolisian yang cepat, transparan, dan akuntabel.
“Kami bangga karena di bawah kepemimpinan Irjen Pol Rudy Heriyanto, Polda Banten menunjukkan kinerja yang baik dan mendapatkan legitimasi publik,” ungkapnya.
Di kepemimpinan Rudy, Karim mengatakan bahwa Polda Banten telah melakukan berbagai upaya dalam menghadapi tuntutan masyarakat yang semakin berkembang.
“Berbagai tantangan dan tuntutan masyarakat hendaknya kita maknai sebagai amanah yang kita tunaikan dengan integritas sehingga upaya penguatan harkamtibmas dan layanan publik akan memberikan manfaat dan membuahkan kepercayaan masyarakat,” katanya.
Karim mengatakan, di kepemimpinan Rudy selama hampir tiga tahun, Polda Banten telah memiliki fondasi monumental yang dapat menjadi fondasi bagi jajaran untuk meningkatkan kinerja guna terwujudnya Polri yang presisi.
“Pada kesempatan ini, saya mohon doa restu dan dukungan kerja sama dari seluruh personel Polda Banten untuk mewujudkan tujuan mulia ini. Saya berharap, kita terus bersinergi dengan baik dengan Pemerintah Daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat Banten,” tutur mantan Kapolres Metro Tangerang. (*)
Reporter: Fahmi
Editor: Agus Priwandono











