PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengevaluasi terhadap capaian standar pelayanan minimal (SPM) dalam pelayanan kesehatan bagi individu dengan risiko terinfeksi HIV pada tahun 2023. Acara dihadiri oleh seluruh puskesmas di Pandeglang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang Eni Yati menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan evaluasi ini adalah untuk menilai kinerja yang hampir mencapai akhir tahun 2023.
“Masih ada kesempatan bagi puskesmas untuk meningkatkan capaiannya, terutama pada bulan November dan Desember. Targetnya adalah meningkatkan presentase dari 76 menjadi minimal 85 persen,” ungkapnya, Selasa, 28 November 2023.
Eni menyatakan, evaluasi terhadap risiko terinfeksi HIV pada tahap pembahasan saat ini baru mencapai 35 persen. Namun, ia optimistis bahwa angka ini akan naik dalam dua bulan mendatang setelah evaluasi lebih lanjut.
“Hasil evaluasi saat ini menunjukkan 35 persen. Namun, saya yakin angka ini akan meningkat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh puskesmas di Kabupaten Pandeglang telah berkomitmen untuk mengembangkan strategi guna meningkatkan capaian SPM yang masih tertinggal.
“Strategi yang kami terapkan melibatkan sasaran-sasaran seperti ibu hamil, individu dengan tuberculosis paru, kasus IMS, serta populasi waria. Semua upaya dilakukan untuk meningkatkan capaian ini,” ungkapnya.
Eni menambahkan bahwa keseluruhan peserta dari Puskesmas di Pandeglang berkomitmen untuk mencapai target dalam waktu satu bulan pada tahun 2023.
“Kami berharap bahwa pada Januari mendatang, semua target yang telah ditetapkan selama satu tahun dapat tercapai secara merata setiap bulannya,” tutupnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











