PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengganti logistik Pemilu 2024 tahap pertama berupa 20 kotak suara dan 10 botol tinta yang sebelumnya ditemukan rusak di gudang logistik Pemilu, KPU Kabupaten Pandeglang.
Logistik Pemilu tersebut ditemukan rusak pada saat dilakukan penyortiran di gudang logistik Pemilu 2024 di Jalan AMD Lintas Timur, Desa Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Nunung Nurazizah mengatakan, 20 kotak suara dan 10 botol tinta yang rusak sudah diganti dengan yang baru.
“Termasuk kekuranganya yang sejumlah 160 kotak suara. Jadi total kebutuhan kotak suara saat ini sudah lengkap, sebanyak 18.865 buah kotak suara,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 29 November 2023.
Nunung menerangkan, pada Selasa, 28 nlNovember 2023, KPU Pandeglang melaksanakan sortir segel plastik dan segel kertas di gudang logistik KPU Pandeglang.
Kegiatan sortir tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi kedua jenis logistik yang telah diterima KPU Pandeglang pada pekan lalu.
“Sebelumnya KPU telah menerima segel plastik sejumlah 97.944 buah, dan segel kertas 251.853 buah. Dan pasca sortir diketahui kedua jenis logistik tersebut dinyatakan baik dan sesuai jumlah,” katanya.
Penyortiran dilakukan pada 7.518 botol tinta. Sebanyak 10 botol tinta, di antaranya, ditemukan rusak dan sudah diganti dengan yang baru.
“Lalu kita juga sudah menerima bilik pemungutan suara sebanyak 15.036 buah. Dapat disimpulkan untuk pengajuan logistik Pemilu 2024 tahap pertama yaitu kotak suara, bilik suara, tinta, segel kertas, dan segel plastik sudah lengkap diterima KPU Pandeglang,” katanya.
Selanjutnya KPU Pandeglang mengajukan kelengkapan logistik Pemilu tahap dua. Berupa alat bantu coblos, formulir, tanda pengenal, karet pengikat surat suara, lem atau perekat, kantong plastik ziplok, ballpoint, spidol.
“Stiker nomor kotak suara, label identitas kotak suara, tali pengikat alat pemberi pilihan. Daftar pasangan calon, DCT, salinan DPT, salinan DPTb dan surat suara,” katanya. (*)
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











