PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki akhir tahun 2023, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Kabupaten Pandeglang statusnya sudah naik dari sebelumnya terakreditasi Madya menjadi Paripurna.
Status Akreditasi Paripurna diraih RSUD Berkah setelah dilakukan penilaian oleh Surveyor Akreditasi Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) pada awal November 2023.
Direktur RSUD Berkah Dokter Firmansyah mengatakan, mendapatkan akreditasi Paripurna ini memang bukan menjadi beban.
“Diharapkan nanti peningkatan kita dalam bekerja juga nanti pelayanan kepada masyarakat itu bisa lebih baik lagi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di ruangan kerjanya, Senin, 11 Desember 2023.
Ketika ditanya jumlah dokter spesialis di RSUD Berkah, menurutnya dokter spesialis dapat dikatakan hampir lengkap.
“Ada sebanyak 28 dokter spesialis di RSUD Berkah. Di antaranya ialah dokter spesialis dasar,” katanya.
Dokter spesialis dasar itu meliputi dokter spesialis kebidanan, spesialis penyakit dalam, spesialis anak, dan spesialis bedah. Sedangkan dokter yang lain adalah dokter penunjang, seperti dokter anestesi, radiologi, terus dokter spesialis syaraf.
“Untuk saat ini untuk rencana penambahan dokter ada karena sebagian dokter kita masih dokter tamu, kemungkinan pergantian itu terjadi namun hampir lengkap semua pelayanan termasuk dokter spesialis jantung,” katanya.
Dokter spesialis jantung saat ini ada dua dokter yaitu Dokter Jerry Marisi dan Dokter Bayushi Eka Putra.
“Dengan jadwal praktik dari hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Dengan waktu pendaftaran pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB,” katanya.
Dokter Firmansyah mengungkapkan, RSUD Berkah sementara ini belum bisa melaksanakan operasi jantung atau operasi pemasangan ring jantung di RSUD Berkah.
“Tapi doain saja karena itu sudah menjadi bagian dari program nasional, operasi pelayanan kanker dan stroke ya itu masuk diajukan ke depan. Doain saja bisa terealisasi, untuk alat pemasangan stent (ring) jantung sudah kita ajukan mudah-mudahan tahun 2024 sudah bisa terealisasikan,” katanya.
Alat kesehatan untuk operasi jantung merupakan bantuan dari Kemenkes melalui Dana Alokasi Khusus. Nanti dokter spesialisnya dilatih juga di Rumah Sakit Harapan Kita.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











