PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita menegaskan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pandeglang untuk membatasi kegiatan di luar daerah, seperti Kota Bogor dan Bandung.
“Kita harus ingat bahwa kondisi keuangan daerah kita sedang rendah, oleh karena itu saya terus mengingatkan kepada seluruh OPD mengenai pengelolaan keuangan yang efisien,” ujar Bupati Irna Narulita, Rabu 27 Desember 2023.
Irna Narulita juga menekankan bahwa semua kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh OPD di Kabupaten Pandeglang agar dilakukan di dalam wilayah Pandeglang.
“Semua kegiatan Bimtek dan sejenisnya yang sebelumnya dilakukan di luar daerah, saya instruksikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk dilaksanakan di dalam kota. Hal ini akan membantu menghidupkan sektor perhotelan dan restoran lokal, serta memungkinkan uang sejumlah miliaran ini berputar di Pandeglang,” ungkapnya.
Pernyataan soal pandangannya agar seluruh kegiatan tak lagi dilakukan di luar daerah diungkapkan Bupati Pandeglang Irna Narulita melalui via Zoom Meeting dalam acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pandeglang Tahun 2025 di ruang Oproom Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang.
Irna Narulita menegaskan perlunya semua kegiatan, termasuk kepala OPD dan kegiatan lainnya, dilakukan di dalam kota tanpa harus ke Bogor, Bandung, atau Yogyakarta.
“Dengan uang yang tetap berada di Pandeglang, kita dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta memberi kegembiraan pada PHRI,” jelasnya.
Dalam kontinuitasnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita kembali menyampaikan permintaan maafnya dan terus mengingatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang untuk memastikan seluruh kegiatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan di dalam kota.
“Saya ingin mengingatkan Pak Sekda bahwa kegiatan pembinaan teknis bagi OPD dan kegiatan lainnya harus dilakukan di wilayah Pandeglang, sehingga kita dapat terus bekerja sama dengan pengusaha lokal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” ujarnya.
Lanjutnya, bahwa pentingnya promosi untuk menarik investor ke Pandeglang, dengan dukungan dari pimpinan DPRD Pandeglang yang berperan sebagai pendorong bagi pemerintah daerah.
“Kita perlu mempertimbangkan bagaimana cara mendukung masuknya investor ke Pandeglang dengan menyederhanakan proses perizinan, hal ini harus menjadi bagian dari dokumen perencanaan awal,” lanjutnya.
Selain itu, Irna Narulita menekankan pentingnya penyederhanaan proses perizinan yang harus tercakup dalam rencana awal, tidak hanya melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), tetapi juga melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Ia mengajak para calon investor untuk melihat Pandeglang sebagai tempat yang telah menyederhanakan proses investasi. Kita perlu menggerakkan semua sektor untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Abdul Rozak











