LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Gedung Dinas Pertanian (Distan) Lebak terbakar pada Selasa malam 26 Desember 2023 mengakibatkan bagian belakang gedung rusak
Kebakaran terjadi sekira pukul 22.00 WIB berasal dari bagian belakang ruangan yang merambat ke beberapa ruang lainnya sehingga api makin membesar.
Kepala Distan Lebak Rahmat mengatakan, ada tiga ruangan yang terdampak akibat kebakaran yang terjadi semalam.
“Jadi ada tiga ruangan yang terdampak. Aula, Bidang P4 sama Buang Binus. Semalam itu, saat penanganan, ada ruangan yang kacanya dipecahkan, jadi memang kondisi ruangan terdampak,” kata Rahmat kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 27 Desember 2023.
Dijelaskan Rahmat, tidak ada berkas penting yang terbakar. Untuk kondisi ruangan yang lain dalam kondisi aman.
“Untuk berkas penting tidak ada yang terbakar, dalam kondisi aman, ada satu lagi yang terbakar yaitu sofa bekas yang sudah tidak terpakai,” ucapnya.
Ditambahkannya, untuk aktivitas pekerjaan dalam kondisi penyesuaian. Saat ini Distan Lebak sudah berkoordinasi dengan pihak Pemkab Lebak.
“Aktivitas seperti biasanya, cuma memang dalam kondisi penyesuaian. Untuk perbaikan kami sedang berkoordinasi dengan pihak DPUPR Lebak,” ujarnya.
Dalam kejadian semalam, Damkar Lebak menurunkan tiga unit mobil Damkar dan 13 orang petugas untuk menangani kondisi ruangan yang terbakar. Untuk mengatasi kebakaran diturunkan jugasatu tangki suplai air.
Petugas Damkar Lebak sempat kesulitan saat menangani kondisi ruang yang terbakar. Diduga ada bahan kimia yang ikut terbakar di dalam ruangan.
Kabid Damkar Lebak Iwan Darmawan menyebutkan, kondisi ruangan yang terbakar berbau bahan kimia karena ada beberapa racun dan pestisida yang terbakar.
“Api terlihat dari gudang yang berada di lantai satu belakang gedung, yang berisi gudang obat-obatan pertanian dan bahan bahan kimia,” pungkasnya.
Untuk saat ini kondisi api sudah padam, dan kondisi aktivitas di Distan Lebak berjalan seperti biasanya. Untuk Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Saat ini ruang yang terbakar sudah dipasang garis polisi.
Reporter: Nurandi
Editor: Aas Arbi











