PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di awal tahun 2024, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang memastikan pasokan gas elpiji tiga kilogram aman dan normal di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan pada Diskoperindag Pandeglang Al Anshar Nur mengungkapkan, bahwa untuk terkait pasokan gas elpiji atau gas melon ini secara pemantauan di pasar masih tersedia.
“Hasil kemarin pantauan untuk kebutuhan pasokan gas elpiji terlihat masih ada di pasaran di sejumlah kios atau agen sesuai kuota yang telah ditetapkan,” ungkapnya, Selasa 2 Januari 2024.
Dikatakannya, sampai saat ini belum ada laporan terkait kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Lanjutnya, untuk pemantauan kelanjutannya terkait jumlah pasokan gas elpiji tiga kilogram belum mengetahui secara keseluruhannya tersebut.
“Ya sampai akhir tahun kemarin aman, kalau pasokan yang 2024 ini kan belum tahu untuk stok secara keseluruhan, yang pasti pasokan masih ada overload malah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa agar pasokan gas elpiji tiga kilogram atau gas melon di Kabupaten Pandeglang tetap terkendali di pasaran, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas).
“Nanti kita juga nunggu dari Hiswana Migas kemudian kita juga nanti akan berkoordinasi dengan bagian bidang ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang juga,” jelasnya.
Ia mengimbau kepada seluruh pangkalan agen agar penjualan gas melon atau gas elpiji tiga kilogram kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
“Ya paling himbaunya untuk tidak menjual diatas HET aja, supaya masyarakat tidak keberatan. Karena mengingat harga-harga sembako naik, masa gas elpiji juga naik,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











