LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak kembali mencatat data terbaru pasca gempa magnitudo 5,9 yang terjadi di Kecamatan Bayah pada Rabu, 3 Januari 2024.
Dari data terbaru tersebut, total ada delapan rumah rusak terdiri tujuh rumah rusak ringan dan satu rumah rusak sedang. Selain itu, gedung sekolah juga mengalami kerusakan ringan di Kecamatan Banjarsari pasca gempa yang berpusat di Bayah ini.
Kepala Pelaksanaan BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, data tersebut merupakan hasil dari monitoring dari Tim Reaksi Cepat dari 28 relawan BPBD yang di 28 kecamatan.
“Untuk langkah dan upayanya kami akan melakukan pendataan menyeluruh se-Kabupaten Lebak untuk selanjutnya di bantu kebutuhan mendesaknya seperti kebutuhan logistik,” kata Febby kepada wartawan, Kamis, 4 Januari 2024.
Berdasakan hasil monitoring dan pendataan dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lebak, menyatakan bahwa gempa bumi tersebut merusak beberapa fasilitas sosial dan berdampak pada beberapa rumah yang mengalami kerusakan pada dinding retak.
Febby menjelaskan, BPBD Kabupaten Lebak juga melakukan koordinasi kepada instansi atau stakeholder terkait dalam melakukan penanganan dampak bencana gempa bumi.
Menurutnya, karena ada satu gedung sekolah SDN 1 Bendungan mengalami retak pada bagian dindingnya akan dilakukan koordinasi dengan dinas pendidikan.
“Untuk masyarakat lebak BMKG dan BPBD kabupaten lebak menghimbau untuk tetap waspada dan siap siaga jika kembali terjadi adanya gempa bumi susulan,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











