LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @inforangkasbitung menjadi viral.
Dalam video itu, pengendarai motor Honda Vario berwarna merah mengalami kecelakaan. Dia terperosok ke dalam selokan yang cukup dalam dan dipenuhi lumpur pada Sabtu, 27 Januari 2024.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Citeras-Maja, tepat di depan SDN 1 Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Dalam video berdurasi 26 detik tersebut, tampak pengendara motor yang merupakan seorang perempuan mengalami kesakitan dan ditolong oleh warga serta pengendara lain.
Warga Desa Mekarsari, Muntadari, menduga kejadian tersebut karena adanya aktivitas truk pengangkut tanah, sehingga mengakibatkan Jalan Citeras-Maja licin dan banyak pengendara mengalami kecelakaan.
“Seharusnya aparat dan pemerintah terkait dengan keberadaan aktivitas galian dan tambang, yang mengakibatkan kondisi jalan becek dan berlumpur,” kata Muntadir kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 28 Januari 2024.
Muntadir mengkritisi kebijakan Pemerintah Kabupaten Lebak dan aparat Kepolisian karena dinilai tidak ada pengawasan, sehingga hal tersebut bisa terjadi.
“Pertama yang ingin saya sampaikan adalah bentuk ketidakpercayaan dalam hal ini terhadap Pemerintah. Hal ini terjadi karena memang prinsip pembangunan di Indonesia itu harus ada yang dikorbankan, maka wajar hal ini bisa terjadi,” ucapnya.
Sementara, Kanit Lakalantas Polres Lebak, Ipda Adi Nugraha, mengaku telah menerjunkan anggotanya ke lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan Citeras-Maja.
“Anggota diluncurkan, terima kasih informasinya,” tutur Adi.
Pasca kejadian tersebut, Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawn, menyebutkan akan segera menindaklanjuti dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait akibat kondisi jalan licin.
“Mohon maaf hal ini saya belum mendapatkan laporan dan informasi, saya akan koordinasikan dengan dinas dan pihak terkait,” kata Iwan.
Iwan juga memberikan imbauan agar para sopir maupun pengendara lainnya untuk sementara tetap berhati-hati saat melintas di Jalan Citeras-Maja. Jalan tersebut licin dan berlumpur, sehingga sangat berbahaya.
“Saya berharap para driver dan pengawas di lapangan harus bisa menertibkan kendaraannya tidak parkir sembarangan,” tandasnya (*)
Editor: Agus Priwandono











