SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPKK) Kota Serang Ny. Arfina Rustandi menyalurkan santunan kepada anak yatim di enam kecamatan di Kota Serang dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yang membutuhkan.
Pada pelaksanaan hari kedua, Arfina Rustandi yang akrab disapa Bunda Serang mengunjungi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kasemen, Kecamatan Serang, dan Kecamatan Taktakan. Sebelumnya, santunan serupa telah dilaksanakan di tiga kecamatan lainnya sehingga seluruh kecamatan di Kota Serang telah menerima kegiatan tersebut.
“Hari ini saya menyantuni anak yatim di beberapa kecamatan. Kemarin alhamdulillah sudah tiga kecamatan dan hari ini tiga kecamatan lagi. Saya menyantuni anak yatim dalam rangka 10 Muharram karena kebetulan kemarin jadwal saya dan Pak Wali Kota agak padat, jadi kami baru bisa melaksanakannya hari ini,” ujar Arfina kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia menjelaskan, santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Serang untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Menurutnya, bulan Muharram menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan.
Dalam kegiatan hari kedua, santunan dipusatkan di Kecamatan Kasemen, Kecamatan Serang, dan Kecamatan Taktakan. Kehadiran Bunda Serang disambut antusias oleh anak-anak yatim beserta para pendamping yang hadir.
Arfina berharap kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya dilakukan pada momentum 10 Muharram, tetapi dapat menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan anak-anak yatim dan warga yang membutuhkan bantuan.
“Harapannya kita selalu berbagi kepada anak yatim yang membutuhkan. Saya juga minta doanya kepada mereka agar Pak Wali Kota dan Bunda selalu diberikan kesehatan, semuanya diberikan kesehatan, kemudahan dalam bekerja, dan selalu mendapat perlindungan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan santunan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui aksi sosial yang berkelanjutan.*
Editor : Krisna Widi Aria











