TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pernyataan sikap Senat Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang meminta agar Presiden Joko Widodo tidak ikut campur dalam proses pencalonan sang anak sebagai Calon Wakil Presiden mendapat perhatian dari Ketua Tim Pemenangan Ganjar – Mahfud MD Daerag Kota Tangerang Andri S Permana.
Ketua Tim Pemenangan Ganjar – Mahfud MD Daerah Kota Tangerang Andri S Permana mengatakan, dari tujuh poin yang disampaikan oleh civitas akademika UMT menunjukkan adanya keresahan dan kepedulian dari para tokoh intelektual di Kota Tangerang.
” Dengan aksi pernyataan sikap tersebut, UMT dapat memotret keresahan publik. Di mana UMT sebagai tempat berkumpulnya para cendikiawan akhirnya menyuarakan apa yang menjadi keresahan publik. Saya memberikan hormat setinggi tinggiya pada civitas akademika UMT,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekertaris DPC PDIP Kota Tangerang ini, Kamis 8 Februari 2024.
Andri mengatakan, dengan proses penyadaran tersebut akhirnya membuat para cendikiawan dan para intelektual mengambil peran untuk menyelamatkan bangsa ini.
“Ini aksi nyata dan aksi konkret dari UMT. Saat perguruan tinggi bergerak di situ ruang publik akan diisi, akan gerakan berbasis intelektual. Itu akan lebih memberikan kesadaran kepada masyarakat,” imbuhya.
“Suara rakyat adalah suara tuhan dan suara rakyat adalah buah dari kesadaran berpikir seseorang. Terima kasih pada civitas akademika UMT,” tambah pria yang juga menjabat sebagai Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang.
Sebelumnya, dalam deklarasi Pemilu Berintegritas yang dilakukan Senat UMT pada Rabu 7 Januari 2024 lalu terdapat tujuh poin pernyataan sikap yang disampaikan oleh senat UMT.
Salah satunya mendesak agar Presiden Joko Widodo tidak campur tangan dalam proses pencalonan sang anak yakni Gibran Rakabuming sebagai Cawapres mendampingi Prabowo Subianto maju dalam Pilpres 2024.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Aas Arbi











