SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang akan mendorong digitalisasi koperasi yang ada di Kabupaten Serang.
Digitalisasi dinilai mampu mempermudah koperasi untuk membuat laporan-laporan dan catatan lainnya, bahkan dapat dipantau secara real time oleh anggotanya.
Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Diskoumperindag Kabupaten Serang Mochamad Yagi Susilo menjelaskan, untuk mendorong digitalisasi tersebut pemerintah akan menggandeng pihak ketiga yakni dari PT Gen dan Samsung untuk langsung memberikan sosialisasi kepada para pengurus koperasi untuk diberikan pemahaman terkait manfaat digitalisasi.
“Dari PT Gen menjelaskan terkait dengan sistem dimana menuju koperasi berbasis digital, jadi koperasi tidak perlu ribet lagi berkaitan dengan laporan keuangan, pembukuan, sampai ke simpan pinjam maupun waserda, jadi tidak manual lagi, berbasis digital,” katanya, Minggu 11 Februari 2024.
Ia menjelaskan di Kabupaten Serang ada lebih dari 800 koperasi yang terdiri dari koperasi aktif sebanyak 669 dan sisanya koperasi kurang aktif dan tidak aktif. Namun demikian pelaksanaan sosialisasi dilakukan secara bertahap kepada koperasi-koperasi yang aktif.
“Mereka sangat antusias, tapi memang bertahap, karena jumlah koperasi di Kabupaten Serang sebanyak 800 lebih, ada yang aktif, tidak aktif dan kurang aktif. Nah kita lebih ke yang aktif dulu sejumlah 669, namun bertahap, itu dalam arti yang kita undang baru 100 koperasi,” tegasnya.
Nantinya, lanjut Yagi, pasca pelaksanaan sosialisasi pihaknya akan melakukan kegiatan pelatihan kepada koprasi yang mau mengarah ke digitalisasi.
Menurutnya, digitalisasi sangatlah penting bagi koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Serang seiring dengan perkembangan zaman. Hal itu bahkan dapat membuat koperasi lebih besar lagi.
“Manfaat lebih simpel karena bisa langsung mengecek ke handphone karena sudah berbasis digital. Kita bisa lihat simpanan wajib kita berapa, laporan keuangannya bisa dilihat langsung. Semua saat ini masih manual, mau tau laporan keuangan pada saat rapat anggota tahunan saja, kalau berbasis digital bisa langsung cek,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat mengatakan, saat ini merupakan tahap awal menuju digitalisasi koperasi yang ada di Kabupaten Serang.
“Ini baru tahap awal sosialisasi dulu. Karena arahan dari kementrian bahwa koperasi ini harus berbasis digital. Secepat mungkin setelah sosialisasi ini, dari dinas dan PT Gen akan mendatangi koperasi untuk memastikan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, ada banyak sekali jenis koperasi yang ada di Kabupaten Serang. Nantinya semua koperasi tersebut akan diarahkan agar berbasis digital.
“Ini bukan hanya koperasi simpan pinjam, pendidikan, KPRI, koprasi tani, maupun koperasi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana












