CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon, Helldy Agustian, kembali meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon agar menjaga netralitas dan tidak menjadi bagian dari golongan putih alias Golput pada Pemilu 2024.
Helldy menyampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Walikota Cilegon yang diikuti ratusan pejabat eselon II, III, dan IV serta para Camat, Lurah dan seluruh pegawai Pemkota Cilegon, Senin, 12 Februari 2024.
“Saya ingatkan ASN untuk tidak melakukan Golput di 14 Februari nanti. Sebab, satu suara saja dari kalian (ASN) sangat penting untuk kemajuan negara ini,” kata Helldy.
Karena, menurutnya, salah satu keuntungan dari Pileg dan Pilpres bagi ASN adalah saat zaman Presiden SBY terdapat produk-produk terkait Tenaga Harian Lepas (THL) menjadi ASN, dan di zaman Presiden Jokowi terdapat juga produk-produk THL menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Jadi banyak keuntungan bagi ASN, belum lagi kenaikan gaji ASN delapan persen dan yang lainnya. Makanya, jangan Golput, harus netral akan tetapi ASN harus punya hak pilih dan jangan disalahgunakan pendapatnya,” katanya.
“Untuk itu, Pileg dan Pilpres ini sangat menguntungkan ASN, makanya jangan Golput, karena pada 14 Februari itu menentukan nasib Kota Cilegon khususnya, dan umumnya Provinsi Banten serta bangsa Indonesia,” tambahnya.
Helldy juga berharap, Cilegon mendapatkan anggota DPRD yang bagus-bagus dan hebat sesuai keinginan masyarakat dan menghasilkan Presiden terpilih yang mencintai dan dicintai masyarakat.
“Makanya sebelum memilih perlunya untuk istikharah, mana yang terbaik menurut Allah dan kita jangan sampai ribut hanya karena gara-gara beda pilihan. ASN tetaplah ASN,” tukasnya.
Pada kesempatan itu, Helldy juga menyinggung persoalan banjir yang terjadi di wilayah Kota Cilegon. Ia meminta kepada para Lurah dan Camat untuk segera mengatasi permasalahan yang terjadi di wilayah kerja masing-masing.
“Untuk Lurah dan Camat, saya minta bagi wilayahnya yang terjadi banjir untuk segera atasi masalahnya, kita harus antisipasi agar supaya tidak terjadi lagi banjir di Kota Cilegon ini,” pintanya.
Helldy juga menyampaikan bahwa pada awal Maret 2024, para Lurah dan Camat di wilayah Kecamatan Grogol perlu bersiap-siap, mengingat telah disetujui pembelian lahan untuk pembangunan rest area di KM 97 Tol Tangerang-Merak.
“Syukur alhamdulillah, pembelian lahan untuk rest area 97 sudah disetujui, saya minta Lurah dan Camat bersiap-siap. Kita juga akan melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Bank Dunia terkait bantuan untuk pengembangan pabrik sampah di Kota Cilegon dengan nilai bantuan kurang lebih Rp 120 miliar. Jadi, nanti kapasitas pengelolaan sampah kita akan meningkat, dimana 200 ton per hari atas bantuan dari Bank Dunia dan 30 ton dari PLN,” jelasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











