SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berdasarkan pengalaman, Pemilu sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor publikasi. Terhadap usaha di sektor tertentu, Pemilu mempunyai dampak positif.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, mengatakan, Pemilu sangat berdampak pada usaha percetakan hingga sewa tempat untuk kampanye.
“Hanya saja, secara makro, adanya Pemilu ini ada dampak negatif,” ujar Ameriza saat Taklimat Media Laporan Perekonomian Provinsi Banten ‘Diskusi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2023’ di salah satu rumah makan di Kota Serang, Senin, 12 Februari 2024.
Kata dia, para investor cenderung wait and see terhadap hasil Pemilu.
Dengan adanya fenomena wait and see yang terjadi hampir di semua wilayah karena investor tidak ingin mengambil risiko, maka Pemerintah perlu mengantisipasi.
Menurutnya, langkah yang diambil Pemerintah saat ini sudah cukup baik. Salah satunya penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dipercepat.
“Itu kan salah satu yang mendorong aktivitas ekonomi, terutama di sektor konsumsi. Jadi di situ satu sisi memberikan confidence bagi masyarakat, ternyata pemerintah bisa melakukan dorongan terhadap konsumsi,” tuturnya.
Kemudian, lanjut Ameriza, dengan pemberitaan positif maka bisa menyeimbangi isu-isu atau hoaks yang beredar.
“Yang bisa dilakukan Pemerintah adalah memberikan confidence. Salah satunya adalah penyaluran bansos yang dipercepat, pekerjaan proyek-proyek, seperti jalan tol,” ujarnya.
Pria yang baru menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten sejak dua pekan lalu ini mengaku, meskipun pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 4,81 persen tumbuh positif tapi melambat. Meskipun begitu, pihaknya optimistis bahwa ada pertumbuhan ekonomi di Banten lebih cepat, yakni 4,7 sampai 5,5 persen. (*)
Editor: Agus Priwandono












