PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.
Rakor persiapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 diikuti dinas dan instansi terkait di aula kantor KPU Kabupaten Pandeglang.
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Nunung Nurazizah, mengatakan, pada hari ini digelar rakor persiapan akhir pemungutan dan penghitungan suara yang akan dilaksanakan besok hari, tanggal 14 Februari 2024.
“Jika mengurai ke belakang, persiapan Pemilu ini sudah kami lalui kurang lebih selama 19 bulan lamanya,” katanya di kantor KPU Kabupaten Pandeglang, Selasa, 13 Februari 2024.
Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, bahwasa persiapan Pemilu paling lama adalah 20 bulan.
“Jadi kami akan menuntaskan bulan terakhir. Dan selama 20 atau 19 bulan itu kami sudah melakukan banyak hal,” katanya.
Hal yang pertama tentunya perekrutan badan ad hoc.
Pada Pemilu kali ini untuk PPK,PPS dan KPPS jumlahnya sebanyak 33.831 badan ad hoc.
“Yang tersebar di 339 desa, kelurahan, dan 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Jumlah ini cukup besar dibanding kabupaten/kota lain yang memang luas wilayah dan jumlah penduduknya tidak sebesar Kabupaten Pandeglang.
“Kemudian kami juga sudah menetapkan DPT di angka 996.127 pemilih.”
“Insya Allah akurasi dari coklit terus kami upgrade, kami pantau dan kami lakukan pencermatan-pencermatan. Insya Allah ini akurat kecuali memang ada pergerakan pasca penetapan DPT,” katanya.
Anggota KPU Kabupaten Pandeglang, Samsuri, menambahkan, pada hari ini memasuki tahapan persiapan penguatan dan penghitungan suara menjelang tanggal 14 Februari 2024.
“Pada dasarnya kami selaku penyelenggara Pemilu tahun 2024, mengharapkan peran partisipasi aktif dari kita semua. Termasuk dari stakeholder lainnya dari berbagai ruang lingkup masing-masing instansi,” katanya.
Kalau digambarkan, bahwa pelaksanaan pemungutan suara ini kan hari yang sangat di tunggu-tunggu. Selama 20 bulan tahapan pelaksanaan Pemilu.
“Di hari yang kita tunggu-tunggu ini tentu banyak hal yang telah dilakukan. Untuk penyelenggaraan pemilu berjalan aman dan lancar,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











