LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) alokasi Januari 2024 yang sempat menumpuk di beberapa kantor desa di Kabupaten Lebak akhirnya kembali ditarik ke gudang Bulog.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Lebak, Umar Said membenarkan penarikan beras yang sudah didistribusikan oleh pihak transporter yang ditunjuk Bulog, yakni PT Yasa Artha Trimanunggal.
Dijelaskan Umar, penarikan tersebut menyusul surat dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengenai penundaan bantuan pangan beras.
“Penarikan beras didasarkan pada surat Bapanas untuk penghentian sementara sejak 8-14 Februari selama masa tenang Pemilu, dan akan dijadwalkan kembali pendistribusiannya oleh transporter,” kata Umar Said, Selasa, 13 Februari 2024.
Umar menyebutkan, total jumlah alokasi bantuan pangan CBP pada Januari 2024 untuk 171.127 PBP (Penerima Bantuan Pangan), khusus untuk wilayah Kabupaten Lebak.
“Pagu dan penerima bantuan pangan sudah ditentukan dari data BNBA (By Bame By Address) Kementerian Koordinator PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan),” ujar Umar.
Saat ini, beras sudah berada di Perum Bulog Cabang Lebak, dan akan kembali didistribusikan kepada penerima bantuan pangan. Beras yang belum disalurkan khusus untuk bulan Januari.
Sementara, Koordinator Wilayah PT Yasa Artha Trimanunggal, Richo Adrian Putra, menyampaikan, terkait dengan permasalahan tersebut, ada beberapa hal mengapa beras belum sempat disalurkan ke penerima bantuan pangan.
“Bukan kendala sih, itu cuma memang agak sedikit waktu mepet aja mau Pemilu segala macam. Jadi untuk percetakannya sedikit lambat karena banyak yang dipakai. Cetak undangan untuk warga, jadi kalau penyaluran ada undangan,” ucapnya.
Selain faktor tersebut, belum disalurkannya bantuan pangan beras kepada masyarakat penerima, diakui Richo, karena ada data penerima yang belum lengkap Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya.
“Jadi itu mempengaruhi juga, jadi ketika kita salurkan datanya berbeda kan gitu, sedangkan yang kita cetak yang ini sehingga harus berubah dan cetak ulang lagi semua,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, bantuan pangan CBP yang dialokasikan untuk bulan Januari 2024 sempat menumpuk di beberapa kantor desa di wilayah Kabupaten Lebak.
Beras tersebut sempat menumpuk di Kantor Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik, dan Desa Cempaka, Kecamatan Cirinten, pada 5 Februari 2024 lalu. Seharusnya beras tersebut sudah disalurkan kepada ke masyarakat penerima manfaat. (*)
Editor: Agus Priwandono











