PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang dari sektor perikanan pada tahun 2023 mencapai Rp 604 juta atau sekitar 78,9 persen dari target. Angka tersebut di bawah target PAD yang ditetapkan, yakni Rp 774 juta atau sekitar 78,11 persen.
Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang, Onah Juanda, mengatakan bahwa pencapaian PAD dari sektor perikanan melibatkan beberapa potensi, termasuk tempat pelelangan ikan, outlet olahan pemasaran, dan Balai Benih Ikan Tawar (BBIAT).
Ia mengungkapkan, dalam mengejar target tersebut, pihaknya menghadapi beberapa kendala yang mengakibatkan pencapaian yang kurang dari target yang telah ditetapkan.
“Pertama, kendala utamanya berasal dari outlet, dimana kondisi atau fasilitas bangunan kurang memadai dan sudah rusak,” ungkapnya, Kamis, 22 Februari 2024.
Selanjutnya, mengikuti upaya pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan pada tahun 2024 yang ditetapkan sebesar Rp 823 juta, hingga bulan Januari telah tercapai sebesar Rp 193 juta, atau sekitar 23,42 persen dari target tersebut.
“Kami berharap dapat mencapai 30 persen di akhir Februari ini, sesuai dengan target pencapaian pada triwulan pertama. Kami akan berupaya keras untuk mencapai target tersebut,” ujarnya.
Saat diminta pendapat mengenai rencana perbaikan untuk tahun 2024 dibanding tahun sebelumnya, ia menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah menggandeng pihak-pihak lain untuk mencapai target yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Iya, kami lebih banyak menggandeng pihak lain seperti melibatkan para nelayan di laut untuk lelang di dalam TPI, serta memberikan informasi kepada outlet yang tak berpenghuni agar mereka dapat membantu mencapai target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Ia tetap optimistis untuk mengejar target pada tahun 2024 ini dengan beberapa upaya yang direncanakan dan dilaksanakan tersebut. (*)
Editor: Agus Priwandono











