PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Fenomena halo matahari cukup menghebohkan warga Kampung Ketapang, Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Halo matahari terlihat oleh warga Kecamatan Sumur pada Kamis, 22 Februari 2024, pukul 11.16 WIB.
Halo matahari dikenal sebagai fenomena cincin matahari karena matahari terlihat dikelilingi cahaya berbentuk cincin.
Menurut Ketua RT 03 RW 04, Kampung Ketapang, Ruyadinata, di wilayahnya terjadi fenomena alam itu tadi siang.
“Matahari terlihat dilingkari atau dikelilingi cahaya berbentuk cincin. Berwarna pelangi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID.
Fenomena alam matahari dikelilingi cincin pelangi ini baru kali pertama dilihat oleh warga Kampung Ketapang.
“Kalau bulan itu sering. Tapi kalau matahari baru sekarang melihat secara langsung,” katanya.
Sehingga, diungkapkan Ruyadinata, fenomena halo matahari ini cukup membuat heboh warga Kampung Katapang.
“Kebetulan tadi di rumah banyak ibu-ibu lagi kumpul sehingga membuat heboh,” katanya.
Warga secara bersama-sama melihat dan memanjatkan doa. Dengan harapan, fenomena tersebut bukan pertanda sebuah hal buruk.
“Tapi sebagai pertanda yang baik,” katanya.
Adanya fenomena alam ini, diungkapkan Ruyadinata, mengingatkannya akan fenomena alam sebelum bencana tsunami pada 2018 lalu. Waktu itu, menurutnya, bulan terasa dekat dengan bumi dan sinarnya juga lebih terang.
“Semoga fenomena sekarang ini tanda-tanda baik untuk negeri. Semoga alam damai, tenteram, dan sentosa,” katanya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan bahwa fenomena alam di Sumur itu dikenal dengan halo matahari.
“Fenomena ini termasuk langka karena memang jarang terjadi. Dikenal halo matahari karena matahari terlihat dikelilingi cahaya berbentuk cincin,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono












