SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menawarkan berbagai proyek investasi yang dinilai prospektif di wilayah Banten. Salah satunya yakni pengelolaan Banten Internasional Stadion.
BIS yang bagian dari kawasan Sport Centre Banten itu diklaim memiliki potensi emas yang sangat menjanjikan di sektor akomodasi kegiatan olahraga dan pendukungnya. Terlebih mengingat letak geografis Banten berdekatan dengan DKI Jakarta.
Sport Centre Banten ini memiliki luas 630.389 m2. Adapun BIS memiliki berkapasitas 38.000 penonton. Pembangunannya telah rampung sehingga ditargetkan menjadi ikon baru kebanggaan Banten dan magnet bagi para investor.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, BIS ini memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan event-event besar berskala nasional maupun internasional sehingga dapat menarik minat wisatawan dan meningkatkan geliat ekonomi di Banten.
“Kini, Pemprov Banten membuka peluang investasi untuk pengelolaan stadion. Selain itu, kesempatan inventasi yang ditawarkan kawasan sport center dan akomodasi pendukung stadion seperti venue olahraga maupun lapangan latihan berbagai cabang olahraga meliputi fasilitas penunjanh seperti ruang terbuka hijau (lanskap dan hutan kota), hotel, mall, masjid, kantor, mess atlet, klinik, pusat keamanan, dan area parkir,” ujar Virgojanti, Senin 4 Maret 2024.
Pembangunan kawasan sport centre ini diperkirakan menelan biaya belanja modal (capex) sebesar Rp811,82 miliar. “Jika telah beroperasi, pengelolaan kawasan Sport Centre Banten ini diperkirakan bakal meraup Rp84,42 miliar per tahunnya,” ungkapnya.
Lebih jauhnya, Virgo mengatakan, capaian realisasi investasi di Banten selama periode 2023 meningkat signifikan. Merujuk data Kementerian Investasi/BKPM RI, provinsi paling barat di Pulau Jawa ini sukses meraup investasi senilai Rp103,85 triliun atau naik sebesar 29,46% dibandingkan realisasi pada 2022 dengan nilai Rp80,22 triliun.
Keberhasilan itu melampaui target Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026 Provinsi Banten. Pada 2023, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan investasi yang masuk sebesar Rp60 triliun, sedangkan Pemerintah Pusat memberikan target investasi sebesar Rp82,97 triliun.
“Meningkatnya realisasi investasi menjadi indikator kondusifnya iklim investasi di Banten. Beberapa faktor turut mendukung investasi terus bertumbuh, antara lain percepatan pembangunan infrastruktur, transportasi, kemudahan layanan perizinan, dan tersedianya kawasan industri,” jelasnya.
Dengan komitmen kuat untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui investasi yang berkualitas, Banten semakin optimis menatap masa depan yang lebih cerah.
“Kita yakin melalui kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, provinsi ini berupaya membangun ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi, menuju tercapainya kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











