CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan inovator Cilegon unjuk kehebatan pada ajang Inovasi Award 2024 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon di Greenotel Cilegon, Selasa 5 Maret 2024.
Pantauan di lokasi, tampak berjejer sejumlah inovasi hasil karya dari sejumlah mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat serta pelajar, untuk ikut serta mengikuti penilaian pada ajang Inovasi Award 2024.
Kepala Bappedalitbang Kota Cilegon Wilastri Rahayu mengatakan, peserta Inovasi Award 2024 diikuti sebanyak 66 inovator. Namun, inovasi yang ditampilkan sebanyak 76 inovasi.
“Inovasi award itu lomba inovasi baik untuk ASN, publik, maupun pelajar atau mahasiswa yang ada di Kota Cilegon. Peserta yang ikut ada 66 tapi inovasinya ada 76,” kata Wilastri.
Lebih lanjut, Wilastri menyampaikan, dari puluhan inovasi tersebut, sebagian sudah dimanfaatkan. Namun, kata dia, melalui ajang ini diharapkan bisa diperluas atau diperbanyak lagi sejumlah inovasi tersebut.
“Jadi inovasi ini sebenarnya sudah dimanfaatkan, tapi kita harapan bisa diperluas dan diperbanyak lagi,” katanya.
Seperti inovasi pemanfaatan air hujan yang bisa dikonsumsi langsung yang ditampung untuk kebutuhan air minum yang sehat.
“Dari inovasi itu, kami ingin membantu dari pemasarannya, saya kira itu juga bagus bila dimanfaatkan seperti di Wilayah Cipala-Grogol yang masih kekurangan air,” katanya.
Selain itu, kata dia, dari puluhan inovasi yang ada, pihaknya menargetkan Kota Cilegon agar menjadi kota sangat inovatif. Untuk itu, dirinya terus melakukan upaya untuk melahirkan inovator-inovator di Kota Cilegon.
“Target utama bagaimana Cilegon ini jadi kota sangat inovatif. Selanjutnya, kami ingin menjadi juara umum lagi di tingkat provinsi sehingga bisa melaju ke tingkat nasional,” terangnya.
“Kemarin, di tingkat nasional kita hanya mendapatkan satu kategori juara untuk juara TTG (teknologi tepat guna-red) unggulan di tingkat nasional, insyaallah kedepan bisa juara satu tingkat nasional,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, dirinya optimistis dapat mencapai target dengan kota sangat inovatif, melihat antusias sejumlah inovasi yang diperlombakan.
“Kami optimistis, karena dari 25 inovasi yang diikuti pada tahun lalu, sekarang meningkat derastis sebanyak 200 persen ada 76 inovasi. Insyaallah tahun depan bisa kita ikutsertakan sehingga harapan itu ada,” katanya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











