CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Jelang musim mudik Lebaran 2024, sejumlah persiapan bakal dilakukan oleh pihak Terminal Seruni, Kota Cilegon, untuk memberi kenyamanan bagi penumpang yang bakal melakukan perjalanan mudik.
“Ya, persiapannya kita saat ini lagi membenahi fasilitas agar terciptanya kenyamanan bagi pengguna terminal,” kata Kepala Terminal Seruni, Edi Qodratullah, saat ditemui di kantornya, Selasa, 26 Maret 2024.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya bakal melakukan ramp check atau inspeksi keselamatan dengan memeriksa kendaraan pada bus yang akan diberangkatkan dari Terminal Seruni, hal itu untuk menjamin keselamatan para penumpang.
“Salah satu persiapan itu kita adakan ramp check. Jadi bagaimana mobil-mobil yang digunakan itu maksimal dan tentunya layak jalan,” katanya.
Edi juga menuturkan, untuk pengecekan kendaraan bus itu rencananya dilakukan pada kisaran H-7 Lebaran.
“Rencana H-7 atau 10 Lebaran lah, maksimal H-7 kita cek dan bakal dikoordinasikan dengan tim penguji dari Dishub,” ujarnya.
Edi juga menyampaikan dalam pengecekan bersama penguji nanti selain memeriksa fisik kendaraan juga dicek sejumlah dokumen kendaraan bus tersebut.
“Jadi semuanya kita cek, makanya kita pastikan jika ditemukan bus tidak laik maka sampaikan tidak laik dan harus segera memperbaiki,” katanya.
“Itu demi keselamatan masyarakat di kegiatan mudik tahun 2024 ini, karena bagaimanapun kita lebih mengutamakan keselamatan para penumpang khususnya masyarakat Kota Cilegon,” tambahnya.
Dirinya juga memprediksi lonjakan penumpang di terminal bakal terjadi di pada H-7 hingga H-3 lebaran. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada perusahaan otobus (PO) bus untuk tidak menaikkan ongkos sembarang.
“Mudah-mudahan bisa diminimalisir terkait kenaikan itu sehingga tidak berdampak bagi yang ingin melakukan mudik ke tempat-tempat tujuan mereka,” katanya.
Sementara itu, salah seorang penumpang asal Madura, Rian menuturkan dirinya berangkat awal lantaran untuk menghindari macet di jalan.
“Iya berangkat awal untuk hindari macet kebetulan kampung halaman ada keperluan keluarga,” ucapnya.
Sementara ini, dari pantauan Radar Banten, kondisi Terminal Seruni masih terpantau normal dan jumlah bus AKAP belum ada penambahan dari setiap perusahaan otobus. (*)
Editor: Agus Priwandono











