SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat, inflasi di Banten pada Maret 2024 sebesar 3,42 persen. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan Februari 2024 yang sebesar 2,81 persen.
Sementara, menurut Kepala BPS Provinsi Banten, Faizal Anwar, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banten sebesar 106,17.
Februari 2024 lalu, inflasi tertinggi terjadi di Kota Tangerang sebesar 3,62 persen dengan IHK sebesar 105,97.
“Dan terendah terjadi di Kota Cilegon sebesar 2,91 persen dengan IHK sebesar 106,16,” ujar Faizal saat membacakan berita resmi statistik secara virtual, Senin, 1 April 2024.
Kata dia, perkembangan harga berbagai komoditas pada Maret 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Banten di lima kabupaten/kota, pada Maret 2024 terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 3,42 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 102,66 pada Maret 2023 menjadi 106,17 pada Maret 2024.
Tingkat inflasi month to month (mtm) sebesar 0,98 persen dan tingkat inflasi year to day (ytd) sebesar 1,46 persen.
“Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi yoy pada Maret 2024, antara lain beras, daging ayam ras, tomat, cabai merah, Sigaret Kretek Mesin (SKM), nasi dengan lauk, telur ayam ras, bawang putih, dan emas perhiasan,” ungkapnya.
Kemudian, ada juga Sigaret Kretek Tangan (SKT), angkutan antar kota, upas asisten rumah tangga, kue kering berminyak, Sigaret Putih Mesin (SPM), kopi bubuk, gula pasir, kangkung, dan pasta gigi.
Sedangkan, komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi yoy, antara lain, bawang merah, ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, bensin, jeruk, cumi-cumi, udang basah, sabun cair/cuci piring, jagung manis, dan bumbu masak jadi.











