PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Camat Cimanggu, Encun Sunayah optimistis pembangunan sirkuit kelas dunia yaitu Sirkuit Off Road Ujung Kulon Raceway di Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dapat selesai sesuai target.
Pernyataan itu disampaikan Camat Cimanggu, Encun Sunayah menyikapi dimulainya peletakan batu pertama pembangun Sirkuit balap Off Road Ujung Kulon Raceway oleh Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo.
Sirkuit Off Road Ujung Kulon dibangun di lahan HGU yang diberikan oleh Kementerian ATR/BPN dengan luas sekitar 50 hektare.
Sirkuit Off Road Ujung Kulon merupakan sirkuit off road pertama yang dimiliki oleh IMI pusat bekerjasama dengan Direktur PT Tonsco Tinton Suprapto.
Adapun nilai investasi untuk pembangunan Sirkuit Off Road Ujung Kulon beserta hotel dan villa kurang lebih Rp40 Miliar.
Menurut Encun, ia optimistis pembangunan sirkuit kelas dunia selesai sesuai target.
“Karena lokasinya berada di wilayah yang sudah ditetapkan pemerintah pusat sebagai Kawasan Geopark Nasional Ujung Kulon,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Senin, 13 Mei 2024.
Lokasi pembangunan Sirkuit Off Road Ujung Kulon berada di wilayah perbatasan antara Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Sumur. Sangat dekat dengan pintu masuk Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.
“Serta dekat juga dengan pintu Tol Serang-Panimbang. Yang mana progres pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang saat ini sudah memasuki Seksi 3 dan ditargetkan tahun 2025 sudah bisa dioperasionalkan,” katanya.
Kehadiran Jalan Tol Serang-Panimbang, diungkapkan Encun, berdampak sangat positif terhadap iklim investasi di Kabupaten Pandeglang. Termasuk investasi pembangunan sirkuit yang ditargetkan selesai di tahun 2025.
“Secara pribadi ia menyambut baik adanya investasi. Karena memang pemerintah welcome dan tidak alergi terhadap investor yang menanamkan investasinya di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Apalagi, kehadiran Sirkuit Off Road Ujung Kulon dapat memberikan manfaat buat masyarakat juga. Sebab ketika sudah berjalan maka akan banyak wisatawan berkunjung ke Kabupaten Pandeglang.
“Kalau wisatawan ramai, setidaknya mereka akan jajan dan menginap di Pandeglang. Tidak mungkin juga kan mereka dari jauh bawa makanan sudah matang pastinya akan beli dan jajan di Pandeglang,” katanya.
Oleh karena itu, Encun mengajak, kepada masyarakat untuk mulai sadar akan wisata. Artinya lebih terbuka, bersikap ramah dan tidak melakukan getok harga.
“Apalagi di Cimanggu ini banyak potensi wisata masih perawan. Baik wisata Curug maupun wisata pantainya yang indah,” katanya.
Jadi, selain nanti bakal ada Sirkuit kelas dunia, di Cimanggu banyak potensi wisata yang tersembunyi.
“Yang mana hal itu akan menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan. Bukan hanya dapat menyalurkan hobi balap yang menguji adrenalin tapi juga bisa menikmati keindahan alam,” katanya.
Sebelumnya Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan, pembangunan Sirkuit Off Road Ujung Kulon Raceway di Kabupaten Pandeglang memiliki potensi wisata yang sangat indah.
“Ini akan menjadi daya tarik sport tourism para pelaku otomotif dan wisatawan,” katanya usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sirkuit Off Road Ujung Kulon Raceway di Ujung Kulon Pandeglang, Sabtu, 11 Mei 2024.
Selain itu juga memberikan dampak positif bagi kemajuan dan pengembangan olahraga otomotif.
“Khususnya balap off road, di tanah air dan bagi masyarakat maupun pemerintah daerah,” katanya.
Sirkuit Off Road Ujung Kulon Raceway dibangun atas kerjasama IMI Pusat dan PT Tonsco. Dengan memanfaatkan lahan HGU yang diberikan Kementerian ATR/BPN.
“Dengan luas sekitar 50 hektar,” katanya.
Selain pembangunan sirkuit balap off road, di sekitar lokasi juga akan di bangun hotel serta villa.
“Nilai investasi yang ditanamkan untuk pembangunan sirkuit, hotel dan villa mencapai Rp40 miliar,” katanya.
Basoet berharap, pembangunan bisa selesai tahun 2025.
“Sehingga tahun depan IMI sudah bisa menggelar kejuaraan balap off road di Sirkuit Off Road Ujung Kulon Raceway di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Lebih lanjut Bamsoet mengatakan, Sirkuit Off Road Ujung Kulon Raceway memiliki panjang 1,8 kilometer dengan lebar sirkuit 8-10 meter. Di setiap lajur-lajur tersebut memiliki tikungan sebanyak 16 tikungan.
“Sirkuit Off Road Ujung Kulon Raceway dapat digunakan untuk menggelar berbagai balapan off road roda empat. Seperti speed off road, fun off road dan extreme off road,” katanya.
Sedangkan untuk balapan roda dua, sirkuit ini memiliki jalur lintasan kelas Endurocross yang banyak diminati para pembalap roda dua.
“Sirkuit didukung dengan faktor keamanan yang sangat tinggi. Sehingga memenuhi syarat untuk digunakan sebagai sarana balapan kejuaraan nasional ataupun internasional,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aditya











