SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Bakal calon Walikota Serang Budi Rustandi akan memberikan modal kepada para pelaku UMKM sebesar Rp 2-3 juta per orang, apabila terpilih menjadi Walikota Serang.
Hal itu diungkapkan Budi Rustansi usai memaparkan visi dan misinya di Kantor DPW PKB Provinsi Banten, pada Minggu, 19 Mei 2024.
Budi menjanjikan, akan memberikan santunan untuk orang yang meninggal dan melahirkan bagi warga yang tidak mampu apabila terpilih di Pilkada Kota Serang.
“Nanti ada santunan untuk orang yang meninggal dan melahirkan bagi yang tidak mampu, ada lapangan pekerjaan, ada pemutaran data tiap tahun dan bantuan sosial itu agar yang menerima ini benar-benar yang mendapatkan haknya, atau bagi penerima bansos yang dari pusat dari kota jadi pemutihan datanya tiap tahun itu,” ujar Budi.
Budi mengaku, dirinya akan memberikan bantuan modal para pelaku UMKM sekitar Rp 2-3 juta per orang untuk mengembangkan usahanya.
“Lalu ada program terkait untuk memberantas bank keliling yaitu UMKM modal gratis Rp 2-3 juta per orang yang memang itu mereka benar-benar usaha. Nanti saya anggarkan per tahun Rp 5 miliar gitu untuk dibagi di Kota Serang,” katanya.
Selain itu, dirinya berjanji akan memberikan motor sampah ke setiap Rukun Warga (RW) se-Kota Serang.
“Lalu ada per-RW motor sampah yang saya kasih RW itu untuk tiap tahunnya secara bertahap per 150 RW per tahunnya,” tuturnya.
Sementara untuk mengatasi pengangguran, dirinya akan mengandalkan investasi dan mengundang investor besar untuk masuk ke Kota Serang.
“Kalau kita belajar dari kota lain yaitu Tangerang Selatan dan Tangerang Kota, mereka besarnya karena investasi. Makanya kita ciptakan dulu investasinya, karena selama ini kan vakum, tidak ada investasi yang besar hanya beberapa yang kecil,” ucapnya
Nantinya, dia akan mengubah regulasi atau aturan yang menghambat masuknya investasi di Kota Serang.
“Ketika saya nanti sudah mulai memperbaiki Perda yang menjadi penghambat investasi, salah satunya adalah pada tinggi bangunan itu sudah saya bahas dan Insyaallah di bulan depan sudah selesai. tinggal Insyaallah saya ditakdirkan oleh Walikota, tinggal duduk, tinggal saya kerja-kerja,” katanya.
“Enggak bisa, orang bikin apartemen atau hotel tinggi rugi hitungannya secara bisnis kalau hanya hotel cuman 5 lantai gitu,” ujarnya.
Editor : Merwanda











