LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Rangkabitung Membaca berkolaborasi dengan Museum Multatuli menggelar workshop kepenulisan di Pendopo Museum Multatuli dengan penerbit Bentang Pustaka yang menghadirkan Suryaning Adji, penulis novel “Rahasia Salinem”, Senin, 10 Juni 2024.
Puluhan peserta hadir dalam workshop kepenulisan dengan tema “Kisah Nyata jadi Fiksi Sebuah Proses Kreatif”.
Peserta dimulai warga, mahasiswa, dan pegiat literasi hadir di Pendopo Museum Multatuli.
Para peserta mendapatkan pembelajaran menulis langsung dari pengarang novel “Rahasia Salinem” ini.
Wisnu menyampaikan, menulis novel memang sudah digandrungi generasi muda, sehingga dirinya bertekad menggaet peserta yang didominasi oleh siswa SMA dan mahasiswa untuk membersamai cara pembuatan proses kreatif berdasarkan pengalamannya sejak 2016.
“Membuka fakta adalah sesuatu yang berbahaya, ketika sebuah fakta menjadi buku berarti semuanya harus menjadi fiksi, karena jika tidak itu bahaya sehingga bisa kita gunakan yang namanya tekstualitas” ujar Wisnu.
Wisnu menerangkan, menulis adalah bagian dari obsesi pribadi, agar semua orang bisa menulis dalam bentuk apa pun dan dalam hal paling sederhana sekalipun dengan menceritakan isi pikiran dengan baik.
“Harapannya setelah kegiatan ini digelar para peserta mulai membentuk kebiasaan menulis secara rutin, dimulai dari satu paragraf hingga dua kalimat,” tandasnya.
Nisrina, peserta kepenulisan, berharap kegiatan ini dapat digelar rutin agar peserta bisa belajar langsung dari orang yang paham di bidangnya.
“Acaranya sangat bagus, dan ini memberikan banyak pembelajaran ya bagi kita orang awam yang belum bisa menulis,” ucapnya.
Pegiat literasi, Anita Bela, menyebutkan kegiatan workshop kepenulisan merupakan hal positif dalam membangkitkan literasi pada anak muda.
“Kegiatan yang bagus dalam mendorong anak muda agar semangat membaca dan menulis. Tentu kegiatan ini sangat positif dan terus dilakukan,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono












