LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Resah jalan rusak bertahun-tahun, warga Kampung Cibenying Cadasngampar, Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, memasang spanduk bertuliskan ‘Selamat Datang di Wisata Jalan Rusak 2024’ tepatnya di ruas jalan Cibenying Cadasngampar, Rabu 19 Juni 2024.
Kritikan warga tersebut, akhirnya viral setelah diunggah di akun Instagram inforangkasbitung, dan mendapat respon ratusan netizen. Bahkan, banyak netizen mendukung aksi warga tersebut.
“Ayo warga perbanyak kritik dengan cara gini karena di sini ga viral ga akan ditindak. Stop punya mindset ini jalan desa/kabupaten/provinsi/ nasional jadi harus tag pihak terkait. Heeey kita ini rakyat udah bayar pajak udah ngikutin peraturan yg ada, tapi mau mengadu pun harus kita yg pilah. Coba tempo eta jalan keluar st rangkas udah ada konstruksi jalan kecil ditambah ojek jeung padagang jalan jadi . Terus ngeluh pas protes, itu mah ranah sempit pemkab lebak bukan KAI. Aah pantess bakal jadi Indonesia Cemas 2045,” tulis akun Instagram agushadi_m.
Kritikan yang sama juga diungkapkan, akun Instagram timurlenkuas, yang merasa aneh dengan keadaan jalan yang masih rusak.
“wkwk 2024 masih ada jalan modelan gini? lebak.. lebak.. jangjauheun jeng nagara batur,” tulisya di komentar unggahan inforangkasbitung.
Sementara itu Sadif warga Desa Kertaraharja, merasa resah karena kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun dan tak kunjung diperbaiki hingga saat ini. Menurutnya, sudah sepatutnya jalan tersebut dibangun dan warga bisa dengan nyaman menggunakan jalan tersebut.
“Kebetulan saya yang pasang spanduknya, saya resah aja dari dulu jalan tak kunjung di bangun-bangun sama pemerintah,” katanya saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 19 Juni 2024.
Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalan desa. Namun seharusnya, baik pemerintah desa maupun kabupaten bisa segera bisa memberikan solusi agar jalan tersebut nyaman digunakan.
“Harusnya kan dari dulu segera diperbaiki, kondisi jalan becek dan berlubang. Apalagi ini menjadi akses bagi warga Desa Kertaraharja,” tandasnya.
Menanggapi viralnya jalan tersebut, Camat Banjarsari Mahfud Basyir menuturkan sebenarnya Desa Kertaraharja sudah mendapatkan alokasi dana dari APBD namun penggunaan dana tersebut terbatas.
“Jadi dana desa tersebut terbatas dan terbagi-bagi, oleh pembangunan yang lain,” tutur Mahfud.
Ia menambahkan, dana yang terbatas tersebut akhirnya belum bisa memperbaiki kondisi jalan yang rusak tepatnya di ruas jalan Cibenying Cadasngampar.
“Karena alokasi dana desa terbatas, sehingga jalan belum mendapat perbaikan hingga saat ini,” terangnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











