PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang mendorong pegawai non ASN di lingkungan Pemkab Pandeglang untuk melek teknologi informasi atau IT. Teknologi informasi sangat penting dikuasasi oleh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang karena sudah memasuki era digital baik dalam pekerjaan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pandeglang Didin Pahrudin mengatakan, masih banyak pegawai non ASN di Kabupaten Pandeglang yang belum melek teknologi informasi.
“Untuk itu saat ini kita tengah fokus mendorong mereka agar bisa lebih faham dan familiar dengan dunia teknologi informasi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu 19 Juni 2024.
Didin menjelaskan, pada saat ini sudah memasuki era atau zaman serba digital. Termasuk pelaksanaan tes seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah menggunakan komputerisasi berbasis online.
“Tes dilaksanakan melalui CAT (Computer Assisted Test). Yang tentunya belum semua pegawai non ASN paham akan mengerti bisa mengoperasikan saat dilakukan tes secara langsung,” katanya.
Oleh karena itu, Didin mengungkapan, sebelum tes berlangsung, pegawai non ASN diikutsertakan dalam kegiatan simulasi CAT BKN. Dengan tujuan simulasi CAT BKN agar calon peserta PPPK bisa mengetahui tata cara seleksi yang akan diikuti nanti.
“Dan juga agar calon peserta PPPK juga lebih familiar dengan aplikasi CAT BKN itu sendiri,” katanya.
Didin mengatakan, terkait pelaksanaan seleksi, sekarang ini masih persiapan sambil menunggu Juknis dari BKN. Sekarang masih berlangsung pelatihan simulasi CAT dengan peserta sudah masuk data base.
“Pekan lalu simulasi dilakukan di Cibaliung, Cimanggu, dan Cigeulis. Dengan calon peserta dari lingkungan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga,” katanya.
Simulasi penting dilaksanakan agar para calon peserta seleksi yakni pegawai non ASN bisa paham. Sebab masih ada yang belum paham cara pengisiannya.
“Terus kan menggunakan laptop dan aplikasinya. Jadi simulasi biar mereka paham cara pengisian, termasuk soal-soalnya,” katanya.
Ketika diikutsertakan dalam simulasi, kemudian sering atau terus berlatih maka besar harapan saat ikut tes tidak gagap. Artinya bisa langsung mengisi soal.
“Besar kemungkinan dari soal-soal yang disimulasikan tersebut akan muncul di dalam tes nanti. Jadi setidaknya mereka sudah tahu soal dan jawabannya sudah terprediksi,” katanya.
Didin mengatakan, jumlah kuota calon PPPK Kabupaten Pandeglang belum ada perubahan. Angkanya masih sebanyak 500 formasi PPPK dan sebanyak 30 untuk CASN.
“Jadi kuotanya masih 530 formasi untuk PPPK dan CASN,” katanya.
Kabid Formasi dan Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Furkon mengatakan, pelaksanaan simulasi tes CAT BKN untuk tenaga non ASN sudah mencapai 99 persen.
“Tinggal nanti pegawai non ASN di Kecamatan Panimbang dan sekitarnya. Yang akan dilangsungkan tanggal 24 Juni nanti,” katanya.
Furkon menerangkan, terkait waktu pelaksanaan tes CAT belum ada informasi resmi dari BKN.
“Saat ini kita gencar lakukan simulasi agar pegawai non ASN bisa lebih paham dan mengisi soal,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











