PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Viral, sebuah video beredar di grup WhatsApp di Kabupaten Pandeglang.
Dalam video tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pandeglang Didi Mulyadi dan Sekretaris Camat (Sekmat) Menes Usep Sudarmana, membagikan atribut salah satu pasangan bakal calon (Paslon) bupati yang akan mengikuti Pilkada Pandeglang 2024.
Video berdurasi 37 detik itu memperlihatkan Didi Mulyadi dan Usep Sudarmana bersama dua orang lainnya sedang memegang atribut salah satu Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang. Dalam video tersebut, terdapat tulisan “Tenang Bu saya sudah bergerak, Menang, Menang, Menang”.
Video tersebut juga menyertakan tulisan “Birokrat-aparat bersatu tak bisa dikalahkan, Sekmat Usep Kecamatan Menes bersama Binwil Menes saat membagikan atribut, Insyaallah Menes menang 70 persen”.
Dengan backsound video itu menyebutkan bahwa Bacalon tersebut merupakan warga asli Pandeglang yang lahir di Desa Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi, Pandeglang. Lokasi pengambilan video diduga berada di aula Kecamatan Menes.
Menanggapi video yang beredar luas, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran pada Bawaslu Pandeglang, Didin Tajuddin mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti kebenaran video tersebut. Didin mengaku telah memerintahkan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Menes untuk menelusuri dan memverifikasi video tersebut.
“Kami dari Bawaslu Pandeglang sudah menginstruksikan kepada Panwascam untuk melakukan penelusuran mengenai video yang beredar tersebut,” ungkapnya saat dihubungi Radar Banten, Sabtu 22 Juni 2024.
Menurutnya, informasi yang beredar ini berkaitan dengan aturan untuk ASN, khususnya terkait Undang-undang Netralitas ASN Nomor 20 Tahun 2023.
“Tentu akan kami tindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku, ini tentu akan kita tindaklanjuti mekanismenya teman-teman Panwascam untuk melakukan penelusuran,” jelasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Radar Banten Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pandeglang, Didi Mulyadi membenarkan visual yang beredar itu adalah dirinya.
“Jadi intinya bapak juga lagi konfirmasi lagi nih ke pak sekmatnya. Kalau yang namanya video-video gitu mah enggak ada, jadi diyakinkan kalau foto mah benar gitu. Kalau foto, biasalah hanya laporan Pak Sekmat,” katanya saat dihubungi Radar Banten melalui sambungan telepon.
Saat ditanya apakah ada kegiatan pembagian atribut salah satu pasangan bakal calon (bacalon) bupati, ia membantah. Menurutnya, kedatangannya ke lokasi tersebut untuk konfirmasi validasi data kependudukan.
“Enggak tau gimana, sebetulnya bapak ke situ itu dalam rangka konfirmasi ada permintaan validasi data kependudukan hari Senin mau ke sini ke Purwaraja gitu aja. Iya kalau foto benar kan bapaknya nuju (lagi) siwer urusan-urusan operator kependudukan bahwa hari Senin mau ada datang ke sini pemasangan dari Telkom sama XL itu kepentingannya,” ucapnya.
“Nanti ini saya mau tanya Sekmatnya. Tapi kalau yang namanya ikrar segala macem mah demi Allah Rasulullah pak haji enggak, enggak ngikut gitu,” sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, Radar Banten masih berupaya menghubungi Sekretaris Camat Menes untuk mengonfirmasi kebenaran video tersebut melalui sambungan telepon. Namun, beberapa kali panggilan yang dilakukan belum mendapat respons.
Editor: Mastur Huda












