PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bazar UMKM yang digelar oleh Polres Pandeglang dalam rangkaian acara HUT Bhayangkara ke-78 di Alun-alun Pandeglang membawa berkah bagi para pelaku UMKM lokal.
Salah satu produk yang merasakan manfaatnya adalah gula semut Arenta, milik Sarnata, pemuda asal Kecamatan Munjul.
Produk gula semut Arenta miliknya mendapat sambutan positif dari pengunjung bazar yang digelar oleh Polres Pandeglang dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-78.
Bagaimana tidak, sejak pembukaan bazar UMKM pada Jumat, 27 Juni 2024, hingga hari terakhir pada Minggu, 30 Juni 2024, Sarnata berhasil meraup keuntungan hampir Rp 5 juta.
“Sejak sore pas pembukaan (27 Juni 2024) sampai hari ini saja (30 Juni 2024) Alhamdulillah meraup omset sekitar Rp 4,7 – 5 jutaan kang di acara hari ini,” ucap Sarnata, Minggu, 30 Juni 2024.
Tingginya permintaan masyarakat terhadap produk gula aren membuat Sarnata mengaku sempat kehabisan stok pada hari pertama bazar UMKM. Bazar tersebut digelar sebagai ajang promosi dan penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dia terpaksa kembali ke rumah produksinya di Kecamatan Munjul untuk mengisi ulang stok produk gula arennya tersebut.
“Terdapat beberapa jenis produk, mulai dari gula aren semut, jahe, kunyit, temulawak, hingga gula aren cair. Penjualannya memang di luar ekspektasi, sehingga saat pembukaan kami sempat kehabisan stok,” ujarnya.
Selain mendapatkan konsumen baru yang kebetulan menemukan booth produknya, Sarnata merasa bersyukur karena banyak konsumen lama yang sengaja datang untuk kembali mencicipi berbagai varian gula arennya.
Beberapa pembeli bahkan tidak tanggung-tanggung memborong 8 hingga 10 produk sekaligus. Menurut Sarnata, selain karena harganya yang terjangkau, para konsumen lama sudah percaya dengan kualitas dan rasa yang ditawarkan.
“Untuk harga, kami menawarkan variasi dari Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu. Sebetulnya ada juga yang dalam kemasan saset, tetapi kebanyakan pembeli mengambilnya per renceng dengan harga Rp 17 ribu,” tuturnya.
Sarnata mengungkapkan bahwa produk rumahannya, yang merupakan bagian dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), telah berhasil menembus pasar internasional, termasuk ke Malaysia dan Singapura.
Menurut Sarnata, kehadiran bazar UMKM lokal merupakan langkah luar biasa untuk meningkatkan eksposur UMKM di Pandeglang. Ia berharap UMKM lain di daerah tersebut juga bisa lebih dikenal dan dipercaya oleh konsumen internasional.
“Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Polres Pandeglang karena telah mengadakan bazar UMKM ini. Sebelumnya, kegiatan seperti ini belum pernah ada. Mudah-mudahan kegiatan serupa bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.
Sebelumnya juga saat pembukaan bazar UMKM dalam rangka perayaan HUT Bhayangkara ke-78, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan di Pandeglang.
Irna Narulita juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan membeli produk-produk lokal, karena hal ini akan memberikan dampak positif langsung bagi pelaku usaha kecil dan perekonomian di daerah tersebut.
“Ayo kita dukung dan beli produk Pandeglang, hingga produk Pandeglang bisa mendunia. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mengadakan bazar ini, yang juga dapat menjadi daya ungkit perekonomian,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











