SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk memastikan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA negeri di Banten yang telah berakhir berjalan lancar, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengecek langsung sejumlah sekolah. Berdasarkan pantauannya di SMAN 1 Kota Serang dan SMAN 2 Kota Serang, Al memastikan PPDB tahun pelajaran 2024/2025 berjalan lancar.
“Hari ini kita mencoba mengecek SMA 1 dan SMA 2. Mengapa? saya ingin memastikan, sebelum kita kunjungi karena kita menugaskan tidak saja soal PPDB tapi bagaimana mengelola sekolah lingkungan sekolah, kemudian hubungan sekolah dan orang tua. Dan itu kita amanatkan kepada guru-guru dan kepala sekolah ya dan itu berjalan baik,” ujar Al didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman, Jumat, 12 Juli 2024.
Untuk PPDB, Al memastikan sistem berjalan baik. “Bahwa ada yang belum diterima karena soal kesempatan jumlah fasilitas. Nah ini terus akan kita kejar mendekati idealnya gitu ya mudah-mudahan dengan langkah-langkah kita seperti ini, pemerintah hadir maksimalkan layanan bagi pelayanan dasar khususnya bidang pendidikan,” terangnya.
Kata dia, PPDB jalur zonasi pun berjalan baik dan tidak ada masalah. Apabila ada temuan terkait pendaftar yang menumpang Kartu Keluarga agar dekat dengan sekolah, maka dipastikan tidak diterima. Untuk itu, ia mengimbau semua pihak untuk menaati aturan yang berlaku.
Kata dia, ada jalur perpindahan orangtua maupun jalur lain yang tak terisi, maka akan diprioritaskan bagi calon peserta didik yang kurang mampu dan berkeinginan sekolah di sekolah negeri. “Jika banyak yang tidak terisi lalu kebijakan sekolah atau kebijakan menyeluruh kita, sebenarnya saya ingin mendorong saudara-saudara kita yang kurang mampu untuk mendapatkan kesempatan atau melalui jalur afirmasi tapi ternyata afirmasi ini juga paralel dengan zonasi. Jadi ada juga anak-anak yang dekat di sekolah itu dan sudah masuk lewat zonasi tinggal nanti kita cek lagi yang bila bangku belum terisi maka kita ingin mendorong ya tetap fasilitas utamanya itu dari afirmasi bagi anak-anak muda yang kurang mampu,” tuturnya.
Setelah secara keseluruhan PPDB selesai, pihaknya juga akan melakukan evaluasi kemudian diformulakan kebijakan yang rentang waktunya formal. “Dan itu memang ketentuannya seperti itu. Jadi kita sedang persiapkan makanya saya mengecek ke sekolah-sekolah, Dinas Pendidikan untuk bisa kita evaluasi secara menyeluruh. Mudah-mudahan dengan seperti itu semua bisa kita laksanakan pemerintahan,” tuturnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











