SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang tengah melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi angka anak tidak sekolah (ATS).
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri mengatakan, pengentasan ATS menjadi program prioritas OPD-nya.
Ia mengaku, pihaknya sedang melakukan upaya yaitu melakukan door to door dengan melibatkan aparatur wilayah, seperti kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW.
“Verifikasi pun ini kerja sama dengan mereka-mereka untuk memastikan angka putus sekolah ini berapa, dan akhirnya ketemu itu semua,” kata Nuri, Rabu 15 April 2026.
Nuri menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang menjadi penyebab anak tidak melanjutkan pendidikan, seperti ekonomi, hingga menikah dini.
Kata Nuri, pemerintah juga saat ini telah menggulirkan program sekolah gratis.
“Kalau di pondok pesantren contohnya itu kita sedang ajarkan jejaknya untuk seperti PKBM,” ujar Nuri. Pihaknya coba menggunakan relawan-relawan untuk mengajak kepada mereka dengan menggunakan ajakan-ajakan persuasif untuk kembali ke sekolah.
Editor : Rostinah











