SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berharap agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Banten dapat berlangsung secara adil dan transparan tanpa ada campur tangan dari instrumen negara.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris DPD PDIP Banten, Asep Rahmatullah. Asep mengatakan, pilkada yang jadi perta demokrasi bagi warga Banten ini haruslah berjalan se-fair mungkin tanpa adanya intervensi dari pemerintah pusat kepada salah satu pasangan calon (paslon).
“PDIP menginginkan agar pilkada di Banten berjalan fair dan demokratis, sesuai dengan prinsip-prinsip pemilu yang bersih dan jujur. Kami menegaskan bahwa tidak boleh ada penggunaan instrumen negara untuk mendukung salah satu calon,” ujar Asep kepada Radar Banten melalui telepon selulernya, Minggu 21 Juli 2024.
Asep menekankan pentingnya netralitas aparatur negara dalam setiap proses pemilu. “Setiap aparatur negara, baik itu TNI, Polri, maupun ASN, harus bersikap netral dan tidak memihak. Mereka tidak boleh digunakan sebagai alat politik oleh pihak manapun. Ini penting untuk menjaga integritas dan kredibilitas proses demokrasi kita,” lanjutnya.
Disinggung perihal Prabowo Effect, Asep mengaku tidak khawatir. Sebab, ia melihat, Pilkada Banten ini yang dilihat oleh masyarakat sebagai pemilih ialah figur paslon, bukan orang dibelakangnya.
“Saya melihat, bahwa Pilkada ini lebih dikedepankan emosional pemilih di daerah. Tentang tokoh politik lokalnya,” katanya.
Jika Koalisi Banten Maju (KBM) yang kini telah tebentuk dalam mengusung Andra Soni-Dimyati sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten merupakan bagian dari Prabowo Effect, Asep tetap meyakini figur Airin yang akan dipilih oleh masyarakat. Sebab, mantan Walikota Tangerang Selatan itu merupakan mantan Ketua TKD Prabowo-Gibran di Banten.
“Keterikatan pemilih terhadap partai politik memang masih ada, tapi masyarakat akan tetap memilih figur. Dan Bu Airin ini merupakan figur yang juga sudah menyukseskan Prabowo-Gibran di Banten,” ungkapnya.
Lebih jauhnya, Asep berharap jika pilkada ini berlangsung secara fair, dengan membiarkan pilihan kembali kepada masyarakat secara utuh. Mantan Ketua DPRD Banten ini berharap kepada seluruh pihak khususnya masyarakat untuk mengawal pelaksanaan Pilkada Banten ini berjalan dengan bersih, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai ada intrumen kekuasan pemerintahan yang mengikutsertakan dalam konteks menggiring masyarakat untuk memilih. Karena bagaimanapun, demokrasi itu adalah pesta untuk rakyat, jadi biarkan rakyat yang memilih pemimpinnya,” harapnya.
Hal yang sama dikatakan oleh Ketua Bappilu DPD PDIP Banten, Muhlis. Ia menyakini jika seluruh partai politik menginginkan pilkada yang sejuk, dan riang gembira intervensi.
“Saya meyakini semua partai politik ingin bagaimana menciptakan pilkada yang riang gembira. Karena bagaimanapun semua kandidat memiliki visi yang sama dalam membuat Banten lebih maju,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya










