CILEGON, RADARBANTEN.CO.OD – Setelah Pusat Data Nasional (PDN) diretas, Akbar Esa Dewangga tertarik untuk belajar keamanan siber di Inggris.
Akbar Esa Dewangga yang tinggal di PCI, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, ini akan berangkat ke Inggris untuk melanjutkan pendidikan S2-nya. Dia akan mempelajari keamanan siber di Universiti University of Warwick.
Akbar Esa Dewangga berhasil meraih program beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) dari Kementerian Keuangan RI dan akan mulai kuliah di Inggris pada akhir September 2024.
Pria yang akrab disapa Akbar ini merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Telekomunikasi.
Saat ditemui RADARBANTEN.CO.ID di Kantor Walikota Cilegon, Akbar mengungkapkan alasannya tertarik kepada keamanan siber lantaran keamanan siber Indonesia masih terbelakang dari negara lainnya.
Terlebih, jurusan yang dia ambil di Inggris juga masih linier dengan jurusannya saat menempuh pendidikan di ITB.
“Sebelum ada kasus peretasan data nasional kemarin itu juga kan ada kasus Byorka ya saya melihat dunia siber di Indonesia masih sangat terbelakang, jadi saya coba belajar dari negara lain,” ungkapnya, Kamis, 1 Agustus
Perjuangan dirinya untuk mendapatkan beasiswa LPDP ini sangat tidak mudah.
Akbar mengungkapkan bahwa dirinya sudah mencoba empat kali mendaftar sebelum akhirnya diterima pada tahun 2023.
“Ini untuk kali keempat saya udah mengikuti LPDP, di tiga pertama itu gagal di seleksi terakhir saat diwawancara dan yang terakhir tahun 2023 kemarin baru keterima,” katanya.
Orang tua Akbar, Dewi Kartika Sari, merasa bangga atas capaian anaknya yang bisa melanjutkan pendidikan S2-nya di luar negeri.
“Kalau biaya pribadi kayaknya enggak mungkin, sangat berat bagi kita, pas dinyatakan lolos (menerima beasiswa) itu alhamdulillah senang sekali, suatu rezeki yang tidak ternilai lah buat kita,” ujarnya.
Dia bercerita bahwa Akbar Esa Dewangga enggan melanjutkan pendidikan S2-nya di Indonesia karena ilmu keamanan siber di Indonesia sendiri masih minim.
Kartika Sari berharap, suatu saat ini anaknya bisa kembali dan mengabdi di Indonesia dengan melalui implementasi ilmu yang diraih selama berkuliah di luar negeri.
“Harapannya ilmunya bisa diterapkan, ilmu siber itu karena dia ngambil siber,” katanya.
Sebelum pemberangkatan, Akbar Esa Dewangga bersama orang tuanya berkesempatan bertemu dengan Walikota Cilegon, Helldy Agustian, di ruang kerjanya.
Helldy mengapresiasi kegigihan Akbar Esa Dewangga yang bisa melanjutkan pendidikan S2-nya di luar negeri tanpa mengeluarkan uang pribadi.
“Jadi ini informasi bagus bagi anak anak Cilegon yang ingin melanjutkan sekolah lagi S2-nya melalui program pemerintah pusat LPDP, nanti mudah mudahan bisa balik lagi ke Cilegon karena ini (ilmu keamanan siber) yang sedang dibutuhkan masyarakat Indonesia,” katanya.
Helldy juga berharap, masyarakat Cilegon bisa berpacu meraih pendukung setinggi-tingginya mengingat Pemerintah Kota Cilegon pun sudah memiliki program beasiswa full sarjana.
“Fasilitas sudah diberikan tinggal bagaimana kita bisa memfasilitasi diri kita sendiri. Jadi jangan bilang tidak bisa kuliah dengan alasan tidak punya biaya karena sekarang sudah banyak fasilitas yang sudah diberikan,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











