CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon mengusulkan pemberian beasiswa bagi mahasiswa magister (S2) kepada Pemerintah Kota Cilegon. Usulan itu disampaikan saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Cilegon.
Usulan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Cilegon.
Sekretaris PDM Kota Cilegon, Mohammad Tahyar mengatakan, penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu agenda penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Selain mendorong pembukaan program magister, Muhammadiyah juga mengusulkan dukungan beasiswa bagi kader-kader Muhammadiyah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, peningkatan akses pendidikan tinggi menjadi salah satu langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Audiensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan,” katanya usai pertemuan dengan Walikota Cilegon di Rumah Dinas Walikota pada Jum’at 29 Mei 2026.
Selain membahas sektor pendidikan, PDM Cilegon juga menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya kepada pemerintah daerah.
Di antaranya terkait dukungan dana hibah organisasi, hibah tanah dan gedung, serta peningkatan peran Muhammadiyah pada berbagai lembaga dan instansi publik.
Muhammadiyah berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah melalui keterlibatan di sejumlah lembaga strategis seperti KPU, BUMD, FKUB, MUI, hingga kepengurusan Masjid Agung Cilegon.
Dalam kesempatan tersebut, PDM Cilegon turut menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di lingkungan SMA Muhammadiyah Cilegon.
Menurut Tahyar, Wali Kota telah menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) sebagai langkah penanganan kawasan tersebut.
“Alhamdulillah, Wali Kota sudah menjelaskan bahwa DED untuk wilayah SMA Muhammadiyah sudah dibuat dan akan dianggarkan pada 2027,” ujarnya.
Tak hanya itu, PDM Cilegon juga meminta Wali Kota Cilegon untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengajian rutin yang digelar setiap Senin malam, baik dalam bentuk kultum maupun kuliah subuh.
Pada audiensi tersebut, Muhammadiyah juga memaparkan berbagai program kerja organisasi beserta struktur kepengurusan yang saat ini berjalan.
Editor: Agus Priwandono









