TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan, Perusahaan Perseroan Daerah Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (Perseroda PITS) akan terus menerima penyertaan modal pada tahun berikutnya.
Menurut Benyamin, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel tengah menyiapkan anggaran Rp30 miliar untuk modal Perseroda PITS. Modal itu digunakan untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih, meningkatkan layanan publik, sarana dan prasarana, juga untuk meningkatkan pendapatan daerah.
“Modal Rp 30 miliar belum cukup, bertahap (penyertaan modalnya-red). Nanti tergantung kebutuhan dan permintaan Perseroda PITS,” ujar Benyamin, di Puspemkot Tangsel, Kamis 8 Agustus 2024.
Menurut Benyamin, meski Perseroda PITS akan terus diberi suntikan dana, Pemkot Tangsel tetap akan melakukan pengkajian dan analisa.
“Kita lihat sudu, kita kaji dan analisa kebutuhannya, fisibel atau enggak, nanti akan ada tim pembina BUMD yang melakukan kajian,” jelas Benyamin.
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Tangsel akan menambah modal Perseroda PITS sebesar Rp30 miliar.
Upaya penyertaan modal untuk Perseroda PITS dibahas dalam Rapat Paripurna yang diadakan Rabu 7 Agustus 2024.
Dalam pidatonya dihadapan anggota DPRD Kota Tangsel, Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penyertaan modal untuk Perseroda PITS bertujuan untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih, meningkatkan layanan publik, sarana dan prasarana, juga untuk meningkatkan pendapatan daerah.
“Sehingga Pemerintah Daerah perlu melakukan penyertaan modal kepada Perseroda PITS sebesar Rp30 miliar,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2023 dasar hukum pembentukan Perseroda PITS, modal dasar Perseroda PITS ditetapkan sebesar Rp104.209.536.172.
Menurut Benyamin, modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh saat pendirian Perseroda PITS sebesar 40 persen dari modal dasar Rp41.683.814.469.
“Sehingga sisa saham dalam modal dasar yakni Rp62.525.721.703 yang diberikan secara berhatap sebagai penyertaan modal ubtuk investasi pengelolaan ari minum,” jelas Benyamin.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











