LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Meskipun tidak termasuk dalam tiga nama yang diusulkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Lebak, dr Juwita Wulandari mengaku siap bila ditugaskan partai menjadi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak periode 2024-2029.
Dalam sepekan ini, dinamika di tubuh kader moncong putih ini cukup dinamis, dimana tiba-tiba berembus kabar DPP PDIP merekomendasikan nama Juwita Wulandari sebagai ketua DPRD Lebak. Padahal, putri dari politisi senior Ribka Ciftaning ini tidak termasuk nama yang disulkan DPC.
DPC PDIP mengusulkan tiga orang sebagai ketua DPRD Lebak yaitu Junaedi Ibnu Jarta, Dimas dan Ijah Hadijah.
“Sampai hari ini belum tahu (ketua dprd lebak. Kami masih menunggu surat dari DPP karena memang hal tersebut domainnya DPP. Nanti kalau sidah resmi kami termbuskan ke teman-teman media,” kata Juwita, Selasa 17 September 2024.
Meskipun tidak termasuk dari tiga nama yang diusulkan DPC PDIP, kata Ribka semua kader mesti siap bila mendapat penugasan dari partai.
“Prinsipnya kalau kitu perintah partai saya siap. Kita tunggu saja siapa yang nantinya dipercaya oleh DPP san ibu ketua umum Megawati Soekarno Putri,” katanya.
Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Lebak Junaedi Ibnu Jarta menyatakan fatsun dan patuh terhadap keputusan DPP PDIP, termasuk rekomendasi ketua DPRD Lebak definitif.
“Berkaitan dengan dinamika ketua dprd lebak depinitif saya menyatakan tegak lurus dan fatsun apapun keputusan dpp PDIP dan ibu ketua umun Megawati Soekarno Putri. Sampai saat ini kami masih menunggu surat rekemendasinya (ketua dprd lebak),” tegas ketua sementara DPRD Lebak ini.
Reporter: Nurabidin
Editor: Bayu Mulyana











