SERANG, RADARBANTEN.CO.ID -Kopi bubuk menyumbang inflasi tertinggi di Banten untuk bulan September 2024 (m-to-m). Pada bulan September 2024, terjadi deflasi m-to-m sebesar 0,26 persen, inflasi y-on-y sebesar 2,03 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 0,78 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Faizal Anwar mengatakan, penyumbang utama deflasi bulan September 2024 secara m-to-m adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil -0,28 persen. “Komoditas penyumbang utama deflasi secara umum antara lain cabai rawit, cabai merah, telur ayam ras, bensin, dan tomat,” ujar Faizal saat membacakan berita resmi statistik di aula kantor BPS Provinsi Banten, KP3B, Selasa, 1 Oktober 2024.
Kata dia, penyumbang utama inflasi bulan September 2024 secara y-on-y adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,62 persen. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah kopi bubuk, sigaret kretek mesin (SKM), dan minyak goreng.
Faizal mengatakan, penyumbang utama andil inflasi/deflasi September 2024 (y-on-y) yakni emas perhiasan 0,22 persen; kopi bubuk 0,20 persen; nasi dengan lauk 0,16 persen; SKM 0,14 persen; dan minyak goreng 0,08 persen.
Editor : Merwanda











