CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Cilegon Nana Supiana menyinggung para kepala SMP di Kota Cilegon soal netralitas dan profesionalisme sebagai aparatur sipil negara pada pilkada.
Hal itu disampaikan Nana pada acara di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon yang dihadiri oleh 54 kepala SMP se-Kota Cilegon.
“Saya ingin memastikan bahwa ASN di Kota Cilegon harus netral dan profesional dalam mengedepankan kepentingan bangsa dan negara,” ujar Nana dalam keterangan tertulis.
Ia juga memastikan agar seluruh tenaga pendidikan di Cilegon tetap mendukung program pemerintah daerah dan nasional.
“Selain itu, memastikan bahwa program pendidikan sebagai bagian dari pelayanan dasar harus bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Cilegon,” tegas Nana.
Nana juga memuji kualitas pendidikan di Kota Cilegon yang menurutnya telah berada di atas rata-rata Provinsi Banten, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang termasuk terbaik.
Di akhir kunjungannya, Nana berpesan kepada para kepala sekolah untuk terus fokus dalam mengembangkan sekolah dengan mengakomodasi kecerdasan beragam siswa.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter siswa melalui nilai-nilai kejujuran dan integritas, terutama di era digital yang penuh tantangan.
“Tantangan dunia pendidikan saat ini sangat berat, terutama dengan perkembangan teknologi digital yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Para kepala sekolah dan guru harus membantu siswa memahami teknologi dengan bijak, agar tidak disalahgunakan,” pungkas Nana.
Kepala Dinas Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan bahwa acara pertemuan itu diadakan sebagai ajang silaturahmi antara staf Dindikbud dan para kepala sekolah dengan Pjs Walikota.
Selain itu, untuk mendengarkan arahan langsung dari Nana Supiana, terutama dalam menghadapi Pilkada Kota Cilegon 2024.
“Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi atau berkenalan antara staf Dindikbud dan para kepala SMP se-Kota Cilegon dengan Pjs Wali Kota Cilegon. Kami juga sedikit menyinggung soal kondusifitas pilkada, di mana semua ASN harus menjaga netralitas,” ujar Heni.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pihak Dindikbud dan para kepala sekolah sekaligus memantapkan kesiapan tenaga pendidikan dalam menghadapi pilkada dan tantangan pendidikan di era modern.
Reporter : Bayu Mulyana











