SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Desa Margagiri akan meluncurkan Desa Wisata Margagiri melalui ajang Festival Desa yang digelar selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Oktober 2024. Acara ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi seni, budaya, dan produk UMKM lokal kepada masyarakat luas.
Kepala Desa Margagiri, Ruhul Amin, menyebutkan bahwa festival ini akan melibatkan seluruh RW di Desa Margagiri untuk menampilkan kesenian tradisional dan mengisi stand UMKM. “Setiap RW wajib menampilkan pertunjukan kesenian tradisional dan mengisi stand UMKM. Desa Margagiri memiliki banyak produk UMKM unggulan,” katanya, Minggu, 20 Oktober 2024.
Festival ini tak hanya fokus pada warga lokal. Ruhul Amin menjelaskan bahwa akan ada ruang bagi warga desa lain untuk memamerkan produk UMKM mereka. “Khusus produk UMKM dari Margagiri, kami akan mengadakan lomba untuk melihat inovasi-inovasi warga,” jelasnya.
Tak hanya menampilkan kesenian tradisional, festival ini juga menyuguhkan acara modern seperti festival musik yang akan diisi oleh anak muda dari Kecamatan Bojonegara dan Puloampel. “Hari terakhir akan ada penampilan teatrikal yang mengulas sejarah Kampung Nyamuk, bekerja sama dengan budayawan Banten,” tambahnya.
Festival ini akan digelar di tanah bengkok seluas 2,6 hektare yang nantinya dikembangkan menjadi Taman Wisata Desa Margagiri, sebuah destinasi wisata edukasi. “Ada beberapa wahana yang sudah siap seperti flying fox, jembatan gantung, agrowisata petik anggur, hidroponik, dan kolam bioflok. Kami juga berencana mengembangkan pengelolaan sampah terpadu di lokasi ini,” jelas Ruhul Amin.
Ke depan, area ini akan difokuskan sebagai tempat rekreasi bagi keluarga, termasuk wahana permainan air untuk anak-anak. “Kami sedang merencanakan pembuatan kolam renang anak di sini,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











