PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten berencana menjadikan Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, sebagai Pelabuhan Perikanan Terpadu, yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah tersebut. Lahan seluas 6.456 meter persegi telah disiapkan untuk menarik investor di sektor perikanan dan infrastruktur.
Menurut Analis Kebijakan Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, Tedy Fauzi, pengembangan Pelabuhan Perikanan Cikeusik bukan hanya untuk meningkatkan aktivitas perikanan, tetapi juga menjadi pusat ekonomi yang penting bagi Kabupaten Pandeglang.
“Pelabuhan ini tidak hanya ramai dengan aktivitas perikanan, tetapi juga akan menjadi jantung ekonomi baru di Kabupaten Pandeglang. Pengembangan pelabuhan perikanan Cikeusik membuka potensi besar bagi investor di sektor infrastruktur dan perikanan,” ujar Tedy, Minggu, 20 Oktober 2024.
Lahan yang ditawarkan mampu menampung hingga 2.514 nelayan dengan kapasitas produksi mencapai 1.700 ton per tahun. Tedy juga menyebutkan bahwa investasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan pelabuhan ini diperkirakan mencapai Rp274 miliar.
“Tujuan utamanya adalah memperkuat sektor perikanan lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.
Dengan lokasi yang strategis, dekat dengan sumber daya laut yang melimpah, Pelabuhan Perikanan Cikeusik diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi perikanan di Provinsi Banten.
“Ayo segera berinvestasi di Kabupaten Pandeglang. Jika tertarik, prosesnya mudah karena aset lahan ini sudah ada, tinggal mendapat persetujuan dari Pemprov Banten,” ajak Tedy.
Editor: Merwanda











